Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Peringatan HUT ke-81 RI, Kemenag Sumut Ajak Masyarakat Rawat Kerukunan
Inspektur Upacara Kabag TU Kanwil Kemenag Sumut Syafrizal Bancin membacakan amanat Menteri Agama saat Upacara HUT ke-81 RI, (Dok. Kanwil Kemenag Sumut)
  • Kanwil Kemenag Sumut menggelar upacara HUT ke-81 RI di Medan, diikuti jajaran pegawai berpakaian adat, dengan amanat bahwa kemerdekaan adalah amanah perjuangan yang wajib diwujudkan.
  • Menteri Agama menekankan kerukunan lintas iman, penguatan literasi digital dan keagamaan, serta akhlak di tengah perkembangan AI; IKUB 2025 tercatat 77,89 dan indeks kesalehan 84,61.
  • Kemenag mendorong nilai agama menjadi kekuatan sosial-ekonomi melalui zakat dan filantropi, sambil menekankan pelayanan berdampak serta mendoakan korban bencana di NTT, Sumut, dan Sulawesi Tengah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
2025

Indeks Kerukunan Umat Beragama mencapai 77,89 dan Indeks Kesalehan Umat Beragama mencapai 84,61.

17 Agustus 2026

Kanwil Kemenag Sumut menggelar upacara peringatan Dirgahayu ke-81 Republik Indonesia. Syafrizal Bancin membacakan amanat Menteri Agama tentang kerukunan, literasi, teknologi, dan penguatan nilai agama.

kini

Kemerdekaan Indonesia disebut telah berusia 81 tahun dan menjadi amanah untuk disyukuri serta diwujudkan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Kanwil Kementerian Agama Sumatra Utara menggelar upacara peringatan Dirgahayu ke-81 Republik Indonesia, disertai penyampaian amanat Menteri Agama tentang kerukunan, literasi, teknologi, dan penguatan nilai agama.
  • Who?
    Syafrizal Bancin sebagai Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sumut memimpin upacara. Pejabat eselon, pejabat fungsional, ASN, dan staf Kanwil Kemenag Sumut turut menjadi peserta.
  • Where?
    Upacara berlangsung di Lapangan Utama Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatra Utara, Medan.
  • When?
    Kegiatan dilaksanakan pada Senin, 17 Agustus 2026, sejak pagi hari.
  • Why?
    Upacara digelar untuk memperingati 81 tahun kemerdekaan Indonesia serta menegaskan kemerdekaan sebagai amanah yang perlu disyukuri melalui kerukunan, pelayanan, integritas, dan kemajuan bangsa.
  • How?
    Peserta mengenakan pakaian adat sebagai simbol kebinekaan. Syafrizal membacakan amanat Menteri Agama, lalu kegiatan ditutup dengan doa bersama bagi korban bencana di Nusa Tenggara Timur, Sumatera Utara, dan Sulawesi Tengah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kantor Kementerian Agama Sumatra Utara mengadakan upacara ulang tahun Indonesia ke-81 di Medan. Banyak pegawai memakai baju adat. Syafrizal membacakan pesan Menteri Agama. Ia mengajak semua orang rukun walau beda agama. Agama harus membuat orang damai. Mereka juga berdoa untuk korban bencana di beberapa tempat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Peringatan kemerdekaan di Kanwil Kemenag Sumut menampilkan semangat kebinekaan melalui pakaian adat dan doa bersama, sekaligus menegaskan bahwa nilai agama dapat menguatkan toleransi, pendidikan, pelayanan, serta kepedulian sosial. Capaian indeks kerukunan dan kesalehan memberi gambaran bahwa upaya merawat perbedaan telah memiliki landasan yang nyata.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Medan, IDN Times - Kantor Wilayah Kementerian Agama Kanwil Provinsi Sumatra Utara menggelar Upacara Peringatan Dirgahayu ke-81 Republik Indonesia di Lapangan Utama Kanwil Kemenag Sumut, Senin (17/8/2026). Upacara diikuti jajaran pejabat eselon, pejabat fungsional, ASN, dan seluruh staf di lingkungan Kanwil Kemenag Sumut. Sejak pagi, peserta telah berkumpul dengan mengenakan pakaian adat sebagai simbol kebinekaan bangsa Indonesia.

Kepala Bagian Tata Usaha Kabag TU Kanwil Kemenag Sumut Syafrizal Bancin bertindak sebagai inspektur upacara dan membacakan amanat Menteri Agama RI.

1. Kemerdekaan merupakan amanah

Inspektur Upacara Kabag TU Kanwil Kemenag Sumut Syafrizal Bancin membacakan amanat Menteri Agama saat Upacara HUT ke-81 RI, (Dok. Kanwil Kemenag Sumut)

Dalam amanatnya, Menteri Agama menegaskan kemerdekaan Indonesia yang kini berusia 81 tahun merupakan hasil perjuangan dan pengorbanan para pendahulu.

"Kemerdekaan bukan hadiah. Ia lahir dari perjuangan, pengorbanan, darah, air mata, dan doa para pendahulu kita. Pembukaan UUD 1945 menegaskan bahwa kemerdekaan terjadi atas berkat rahmat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa. Karena itu, kemerdekaan bukan hanya untuk dirayakan, tetapi amanah untuk disyukuri dan diwujudkan," ujar Syafrizal membacakan amanat Menag.

2. Jaga kerukunan dan tingkatkan literasi

Inspektur Upacara Kabag TU Kanwil Kemenag Sumut Syafrizal Bancin membacakan amanat Menteri Agama saat Upacara HUT ke-81 RI, (Dok. Kanwil Kemenag Sumut)

Menag juga menggarisbawahi pentingnya menjaga kerukunan umat beragama di tengah keberagaman. Perbedaan keyakinan harus menjadi sarana saling menguatkan.

"Jangan biarkan perbedaan jadi alasan bermusuhan. Jangan biarkan agama jadi alasan saling menjauh. Jadikan agama dan nilai-nilainya sebagai jalan untuk saling menguatkan dan memberikan makna kehidupan. Rumah ibadah harus menjadi tempat yang menenteramkan. Madrasah, pesantren, majelis taklim, sekolah minggu, pasraman, widyalaya, dan ruang kajian keagamaan harus menjadi tempat tumbuhnya ilmu dan akhlak," lanjut Syafrizal.

Dia menyampaikan Indeks Kerukunan Umat Beragama IKUB tahun 2025 mencapai 77,89 dan Indeks Kesalehan Umat Beragama IKUBa sebesar 84,61 sebagai bukti keberhasilan menjaga toleransi.

Menteri Agama juga menyoroti sejumlah program prioritas Kemenag, seperti Kurikulum Berbasis Cinta, Gerakan Ekoteologi, Program Makan Bergizi Gratis bagi 11,8 juta siswa dan santri, serta Program Indonesia Pintar bagi 5,1 juta siswa binaan Kemenag.

Menanggapi perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan Artificial Intelligence AI, Menag mengingatkan ASN agar nilai kemanusiaan dan akhlak tidak tergeser.

"AI boleh semakin cerdas, tetapi manusia harus tetap bijaksana. Teknologi boleh semakin maju, tetapi akhlak tidak boleh tertinggal. Di tengah era pasca kebenaran post-truth, ketika informasi palsu dapat terlihat seperti kebenaran, Kementerian Agama harus memperkuat literasi digital sekaligus literasi keagamaan. Jangan sampai kemajuan teknologi membuat manusia kehilangan hati nurani," tegasnya.

3. Transformasi agama ke kekuatan ekonomi

Inspektur Upacara Kabag TU Kanwil Kemenag Sumut Syafrizal Bancin membacakan amanat Menteri Agama saat Upacara HUT ke-81 RI, (Dok. Kanwil Kemenag Sumut)

Menag mendorong transformasi nilai-nilai keagamaan menjadi kekuatan sosial dan ekonomi melalui optimalisasi zakat nasional sebesar Rp44,6 triliun dan filantropi keagamaan lainnya.

"Tentu, di balik setiap angka ada manusia. Ada anak yang sedang bermimpi. Ada guru yang sedang mengabdi. Ada keluarga yang sedang berharap. Karena itu, jangan bekerja hanya untuk menyelesaikan program, tetapi untuk menyelesaikan persoalan. Setiap kebijakan harus terasa manfaatnya. Setiap rupiah anggaran harus kembali pada umat. Setiap pelayanan harus memudahkan," ucapnya.

Pada kesempatan itu, Menag juga mengimbau masyarakat mendoakan korban bencana alam di Nusa Tenggara Timur, Sumatra Utara, dan Sulawesi Tengah agar diberikan kemuliaan, kesembuhan, ketabahan, serta percepatan pemulihan lahir dan batin.

"Jika dahulu mereka mengangkat senjata, hari ini kita mengembangkan ilmu dan memanfaatkannya untuk kebaikan bagi manusia dan alam raya. Jika dahulu mereka bertaruh nyawa, hari ini kita harus mempertaruhkan integritas. Mari kita bekerja dengan kesungguhan, melayani dengan tulus, merawat kerukunan, menguasai teknologi tanpa kehilangan etika, serta jadikan agama sebagai sumber kedamaian, persatuan, dan kemajuan bangsa," pungkas Syafrizal.

Upacara ditutup dengan doa bersama untuk para korban bencana dan ajakan terus merawat kerukunan demi Indonesia yang maju dan bermartabat.

Curated For You

Editorial Team

Related Article