Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kabar Baik! Orangutan Pesek Melahirkan Anak ke-7 di TNGL

Kabar Baik! Orangutan Pesek Melahirkan Anak ke-7 di TNGL
Orangutan Sumatra betina berbagi makanan dengan anaknya. (IDN Times/Prayugo Utomo)
Intinya Sih
Timeline
  • Seekor orangutan betina bernama Pesek melahirkan anak ketujuhnya di kawasan Bukit Lawang, TNGL, menandai keberhasilan konservasi di habitat alami.
  • Kelahiran terjadi pada 24 Maret 2026 sekitar pukul 13.00 WIB, dengan kondisi induk dan bayi terpantau sehat oleh petugas TNGL dan mitra konservasi YOSL.
  • Pesek merupakan orangutan rehabilitan yang diserahkan masyarakat pada 1993 dan kini telah sukses menjadi induk dari tujuh anak di usia sekitar 38 tahun.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Medan, IDN Times - Kabar baik datang dari Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL). Satu individu orangutan Sumatera (pongo abelii) betina bernama penanda Pesek kembali melahirkan anaknya yang ke-7 di kawasan Bukit Lawang, Selasa (24/3/2026).

Kelahiran ini menjadi sinyal positif bagi upaya konservasi, terutama karena Pesek merupakan individu rehabilitan yang kini mampu hidup dan berkembang biak secara alami di habitat liar.

1. Lahir di alam liar, induk dan bayi terpantau sehat

Dua individu orangutan Sumatra bergelantungan di atas pohon. (IDN Times/Prayugo Utomo)
Dua individu orangutan Sumatra bergelantungan di atas pohon. (IDN Times/Prayugo Utomo)

Kelahiran terjadi di Jalur Trail 1, kawasan Kayu Putih, sekitar pukul 13.00 WIB. Peristiwa ini dilaporkan langsung oleh petugas Balai Besar TNGL yang melakukan pemantauan di lapangan.

Berdasarkan hasil pengecekan awal, kondisi induk dan anak dalam keadaan sehat. “Pemantauan lanjutan akan terus dilakukan oleh petugas bersama mitra konservasi Yayasan Orangutan Sumatra Lestari (YOSL) untuk memastikan keselamatan keduanya di habitat alami,” ujar Kepala SPTN III TNGL Palber Turnip dalam keterangan resminya, Rabu (25/3/2026).

2. Pesek, dari rehabilitasi hingga jadi induk 7 anak

Satu individu orangutan bermain di ranting pohon dalam kawasan Stasiun Penelitian Ketambe, Aceh Tenggara, Aceh (IDN Times/Muhammad Saifullah)
Satu individu orangutan bermain di ranting pohon dalam kawasan Stasiun Penelitian Ketambe, Aceh Tenggara, Aceh (IDN Times/Muhammad Saifullah)

Pesek bukan orangutan liar biasa. Ia merupakan individu rehabilitan yang diterima di pusat rehabilitasi pada 1993, saat berusia sekitar 5 tahun setelah diserahkan masyarakat dari Binjai.

Kini, di usia sekitar 38 tahun, Pesek telah melahirkan tujuh kali. Anak-anaknya antara lain April (1997), Hirim (2001–2002), Alam (2004), Wati (2006), Valentino (2013), Pandemik (2020), hingga bayi terbaru yang lahir pada 2026 dan belum diberi nama.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Doni Hermawan
EditorDoni Hermawan
Follow Us

Latest News Sumatera Utara

See More