Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Jelang Lebaran, Bobby Pastikan Harga Pangan Stabil: Soroti Distribusi

Jelang Lebaran, Bobby Pastikan Harga Pangan Stabil: Soroti Distribusi
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meninjau harga bahan pokok di Pasar Sukaramai, Medan, Selasa (17/3/2026). (Diskominfo Sumut)
Intinya Sih
  • Bobby Nasution meninjau Pasar Sukaramai jelang Idulfitri 2026 dan memastikan harga bahan pokok seperti cabai, bawang, daging, serta minyak goreng tetap stabil di bawah HET.
  • Pemerintah menyoroti masalah distribusi sebagai penyebab fluktuasi harga sementara stok barang dinilai aman, sehingga pengawasan difokuskan pada kelancaran pasokan ke pasar.
  • Program Gerakan Pangan Murah dengan sistem pembayaran QRIS digelar untuk menjaga keterjangkauan harga sekaligus mendorong digitalisasi transaksi di pasar tradisional Sumatera Utara.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Medan, IDN Times - Gubernur Sumatra Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, turun langsung meninjau harga bahan pokok di Pasar Sukaramai menjelang Idulfitri 2026. Dari hasil pemantauan, harga dinilai masih terkendali dan tidak mengalami lonjakan signifikan.

Meski demikian, pemerintah menemukan bahwa tantangan utama bukan pada ketersediaan barang, melainkan distribusi yang belum sepenuhnya lancar.

1. Harga bahan pokok relatif stabil di bawah HET

GUBERNUR SIDAK HARGA PANGAN DI PASAR SUKARAMAI -11.jpg.jpeg
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meninjau harga bahan pokok di Pasar Sukaramai, Medan, Selasa (17/3/2026). (Diskominfo Sumut)

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah komoditas utama masih berada dalam rentang aman. Harga cabai merah tercatat sekitar Rp32 ribu per kilogram, cabai rawit Rp24 ribu, bawang merah Rp32 ribu, serta daging sapi berkisar Rp135 ribu hingga Rp140 ribu per kilogram.

“Alhamdulillah, harga tidak bergejolak begitu tinggi. Harga-harga Alhamdulillah stabil,” kata Bobby, Selasa (17/3/2026).

Ia juga memastikan harga kebutuhan lain seperti telur, ayam, dan minyak goreng masih berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET), sehingga daya beli masyarakat relatif terjaga menjelang hari raya.

2. Pemerintah soroti distribusi, bukan ketersediaan stok

GUBERNUR SIDAK HARGA PANGAN DI PASAR SUKARAMAI -5.jpg.jpeg
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meninjau harga bahan pokok di Pasar Sukaramai, Medan, Selasa (17/3/2026). (Diskominfo Sumut)

Menurut Bobby, fluktuasi harga yang sempat terjadi bukan disebabkan oleh kelangkaan barang, melainkan gangguan distribusi di lapangan.

“Nah ini kita indikasikan bukan stoknya. Tiba-tiba kemarin tidak ada barangnya, hari ini tiba-tiba ada barangnya, ini bukan masalah stok, hanya masalah distribusi,” ujarnya.

Pemerintah pun kini memfokuskan pengawasan pada jalur distribusi agar pasokan tetap lancar dan harga tidak mengalami lonjakan mendadak di pasar.

3. Gerakan pangan murah dan QRIS dorong stabilitas harga

GUBERNUR SIDAK HARGA PANGAN DI PASAR SUKARAMAI -2.jpg.jpeg
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meninjau harga bahan pokok di Pasar Sukaramai, Medan, Selasa (17/3/2026). (Diskominfo Sumut)

Selain memantau harga, Bobby juga meninjau pelaksanaan program Gerakan Pangan Murah yang digelar di pasar tersebut. Program ini menghadirkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau, seperti ayam beku Rp40 ribu per kilogram dan beras SPHP Rp58 ribu per 5 kilogram.

Menariknya, transaksi dalam program ini sudah menggunakan sistem digital melalui QRIS.

“Bersama kita dengan BI, dengan seluruh TPID, dengan Polda, semuanya, kita meluncurkan program dan kita melihat efektivitas program tersebut, memang khusus untuk hari raya ini, Alhamdulillah berdampak,” ujar Bobby.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Utara, Rudy Brando Hutabarat, menambahkan bahwa penggunaan QRIS di pasar tradisional juga bertujuan mendorong digitalisasi transaksi sekaligus menjaga stabilitas harga di masyarakat.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Doni Hermawan
EditorDoni Hermawan
Follow Us

Latest News Sumatera Utara

See More