Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ikuti Google Maps, Pemotor Nyasar Masuk Tol Kutepat di Sumut
Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). (Dok: Hutama Karya)

Medan, IDN Times – Sebuah video yang memperlihatkan pengendara sepeda motor melaju di Ruas Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat (Kutepat) viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (31/5/2026) sore dan sempat mengundang perhatian pengguna jalan serta warganet.

PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) mengungkapkan pengendara roda dua tersebut masuk ke jalan tol melalui Gerbang Tol (GT) Dolok Merawan. Diduga, pengendara mengikuti petunjuk arah dari aplikasi navigasi hingga akhirnya masuk ke ruas tol yang hanya diperuntukkan bagi kendaraan roda empat atau lebih.

1. Pemotor masuk tol setelah mengikuti petunjuk Google Maps

Penampakan ruas jalan tol trans sumatra (JTTS). (Dok. Hutama Karya).

Analyst Humas PT Hutama Marga Waskita, Hafiz Eko Diantoro, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.54 WIB. Sepeda motor Honda Beat bernomor polisi BB 6106 VL yang dikendarai dua orang diketahui masuk ke Tol Kutepat dari GT Dolok Merawan menuju arah Sinaksak, Kabupaten Simalungun.

"Berdasarkan pemeriksaan di lapangan, pengendara sepeda motor Honda Beat, dengan nomor polisi BB 6106 VL tersebut, masuk ke jalur tol akibat mengikuti petunjuk arah dari aplikasi Google Maps," kata Hafiz Eko kepada awak media, Selasa (2/6/2026).

2. Sempat abaikan teguran petugas gerbang tol

Ilustrasi Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS). (dok. Hutama Karya)

Menurut Eko, petugas di gerbang tol sebenarnya telah berupaya menghentikan pengendara saat hendak memasuki ruas tol. Namun, teguran tersebut tidak diindahkan sehingga pengendara tetap melanjutkan perjalanan ke dalam jalan bebas hambatan itu.

Melihat kondisi tersebut, petugas gerbang langsung berkoordinasi dengan Tim Layanan Lalu Lintas untuk melakukan penanganan.

“Langkah cepat dilakukan guna mencegah potensi kecelakaan yang dapat membahayakan pengendara maupun pengguna jalan lainnya,” ungkapnya.

3. Dievakuasi dan diberi edukasi bersama petugas PJR

Ilustrasi Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS). (dok. Hutama Karya)

Tim layanan lalu lintas kemudian melakukan pengejaran dan berhasil menghentikan kendaraan tersebut di KM 115. Pengendara beserta sepeda motornya selanjutnya dievakuasi menggunakan kendaraan operasional kembali ke GT Dolok Merawan.

"Pengendara beserta kendaraannya kemudian dievakuasi kembali ke GT Dolok Merawan menggunakan kendaraan operasional untuk dilakukan proses mediasi bersama pihak Patroli Jalan Raya (PJR) Unit 7 Ruas Kutepat," ujarnya.

Ia menjelaskan, pengendara bersikap kooperatif selama proses penanganan. Sebagai bentuk edukasi dan efek jera, pengendara diminta membuat surat pernyataan. Proses penanganan selesai dan situasi kembali normal pada pukul 16.15 WIB.

Hamawas juga mengingatkan masyarakat, khususnya pengguna sepeda motor, untuk memastikan pengaturan moda transportasi pada aplikasi navigasi telah sesuai sebelum melakukan perjalanan. Hal itu penting agar pengendara tidak diarahkan masuk ke jalan tol yang memang tidak diperuntukkan bagi kendaraan roda dua.

Editorial Team

Related Article