Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Erupsi Gunung Anak Krakatau, 26 Penerbangan Medan-Jakarta Dibatalkan
Foto udara sejumlah siswa SD Negeri 047174 bermain pada jam istirahat saat erupsi Gunung Sinabung di Desa Kutarayat, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Selasa (1/9/2026). Pusat Vulcanologi dan Mitigasi Bencana Geologi menyampaikan bahwa tingkat aktivitas Gunung Sinabung berada di level III atau siaga sehingga masyarakat dan wisatawan agar tidak melakukan aktivitas di desa yang sudah direlokasi. (ANTARA FOTO/Yudi Manar)
  • Erupsi Anak Krakatau selama 5–6 September 2026 memicu pembatalan 26 penerbangan Kualanamu–Jakarta dan sebaliknya, menyusul penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta serta Halim Perdanakusuma.
  • Pembatalan sejak pukul 04.00 WIB melibatkan Garuda Indonesia, Citilink, Lion Air, Batik Air, dan Pelita Air; ribuan penumpang mengantre untuk menjadwal ulang atau mengajukan refund.
  • Penerbangan domestik lain, termasuk Batam dan Pekanbaru, serta rute internasional tetap normal. Angkasa Pura meminta penumpang mengecek status penerbangan kepada maskapai sebelum berangkat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Sabtu-Minggu, 5-6 September 2026

Semburan vulkanik Anak Gunung Krakatau terjadi di perairan Selat Sunda.

Minggu (6/9/2026)

Sebanyak 26 penerbangan Kualanamu-Jakarta dan sebaliknya dibatalkan akibat erupsi Anak Krakatau. Pembatalan dimulai dari penerbangan pertama pukul 04.00 WIB; Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma ditutup sementara.

Senin (7/9/2026)

Ribuan penumpang dari lima maskapai mengantre untuk menjadwal ulang keberangkatan. Sebagian penumpang memilih refund dan membeli tiket keberangkatan berikutnya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Sebanyak 26 penerbangan rute Medan-Jakarta dan sebaliknya dibatalkan akibat erupsi Anak Gunung Krakatau serta penutupan Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma.
  • Who?
    Garuda Indonesia, Citilink, Lion Air, Batik Air, dan Pelita Air membatalkan penerbangan; ribuan penumpang di Kualanamu mengantre untuk penjadwalan ulang atau refund.
  • Where?
    Pembatalan berdampak di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, untuk rute Jakarta, sementara erupsi terjadi di perairan Selat Sunda antara Pulau Jawa dan Sumatra.
  • When?
    Pembatalan berlangsung Minggu, 6 September 2026, sejak penerbangan pertama pukul 04.00 WIB. Aktivitas erupsi terjadi selama 5–6 September 2026.
  • Why?
    Abu vulkanik dari erupsi Anak Gunung Krakatau dinilai dapat membahayakan keselamatan penerbangan. Status gunung tersebut berada pada Level III Siaga.
  • How?
    Bandara Soekarno-Hatta ditutup hingga pukul 13.30 WIB dan Halim Perdanakusuma hingga pukul 14.00 WIB. Penumpang melakukan reschedule untuk 7 September atau mengajukan refund tiket.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Anak Gunung Krakatau menyemburkan abu. Karena abu bisa bahaya untuk pesawat, 26 pesawat Medan dan Jakarta tidak jadi terbang. Banyak orang mengantre untuk ganti jadwal atau minta uang tiket kembali. Bandara Jakarta sempat ditutup. Pesawat ke Batam dan Pekanbaru masih jalan seperti biasa.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di tengah gangguan akibat abu vulkanik, penutupan dan pembatalan penerbangan menunjukkan keselamatan penerbangan ditempatkan sebagai prioritas. Penumpang juga terlihat tertib saat mengatur ulang perjalanan atau memilih refund, sementara rute domestik tertentu serta penerbangan internasional tetap berjalan normal. Bandara turut menyampaikan informasi resmi dan mengakui ketidaknyamanan yang dialami pengguna jasa.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Medan, IDN Times – Akibat erupsi Anak Gunung Krakatau, sebanyak 26 penerbangan dari Bandara Internasional Kualanamu (KNO), Deli Serdang, Sumatra Utara tujuan Jakarta dan sebaliknya dibatalkan pada Minggu (6/9/2026).

Semburan vulkanik Anak Gunung Krakatau di perairan Selat Sunda, antara Pulau Jawa dan Pulau Sumatra, terjadi sejak dua hari terakhir, yakni Sabtu-Minggu, 5-6 September 2026.

1. Pembatalan dilakukan sejak penerbangan pertama

Suasana Bandara Kualanamu International Airport (KNIA) Deli Serdang usai pesawat Saudi Arabian Airlines mendarat darurat, Selasa (17/6/2025) (IDN Times/Prayugo Utomo)

Manager of Corporate Affairs PT Angkasa Pura Aviasi KNO, Mohamad Hikmat Hidayat melalui Humas PT Angkasa Pura Aviasi KNO, M Zul Andrika, merinci pembatalan dilakukan sejak penerbangan pertama pukul 04.00 WIB.

Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten (CGK) juga ditutup hingga pukul 13.30 WIB, dan Bandara Internasional Halim Perdanakusuma, Jakarta (HLP) ditutup hingga pukul 14.00 WIB. Penutupan dilakukan karena abu vulkanik dapat membahayakan keselamatan penerbangan.

Adapun maskapai yang membatalkan penerbangan rute KNO-Jakarta dan sebaliknya yaitu Garuda Indonesia, Citilink, Lion Air, Batik Air, dan Pelita Air.

2. Ribuan penumpang antre reschedule

Suasana Bandara Kualanamu International Airport (KNIA) Deli Serdang usai pesawat Saudi Arabian Airlines mendarat darurat, Selasa (17/6/2025) (IDN Times/Prayugo Utomo)

Akibat pembatalan tersebut, ribuan penumpang dari lima maskapai harus antre untuk melakukan reschedule atau penjadwalan ulang keberangkatan pada Senin (7/9/2026).

Penumpukan terjadi di sejumlah loket check-in, seperti loket B, C, dan D. Para calon penumpang terlihat antre dengan tertib untuk melakukan penjadwalan ulang. Sebagian penumpang lainnya memilih melakukan refund tiket pembelian secara daring dan membeli tiket untuk keberangkatan esok hari.

"Jika intensitas semburan abu vulkanik Anak Gunung Krakatau semakin tinggi, yang saat ini statusnya Level III Siaga, dipastikan pembatalan penerbangan tujuan Jakarta akan terus bertambah," kata Zul Andrika, Minggu (6/9/2026) siang.

3. Penerbangan lainnya tetap normal

Suasana di Terminal Keberangkatan Bandara Kualanamu (IDN Times/Doni Hermawan)

Zul Andrika menambahkan, penerbangan tujuan domestik lain seperti Batam dan Pekanbaru masih beroperasi normal. Begitu pula penerbangan internasional tidak terdampak abu vulkanik sehingga operasional berjalan seperti biasa.

Melalui pemberitahuan resmi, PT Angkasa Pura Aviasi mengimbau seluruh pengguna jasa KNO untuk mengecek kembali status dan jadwal penerbangan melalui maskapai masing-masing sebelum melakukan perjalanan.

"Kami memahami bahwa perubahan atau penyesuaian perjalanan dapat menimbulkan ketidaknyamanan. Atas segala ketidaknyamanan yang mungkin terjadi, kami memohon maaf dan mengucapkan terima kasih atas pengertian serta kerja sama seluruh pengguna jasa," pungkasnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article