Medan, IDN Times – Danke Rajagukguk yang pekan lalu viral pasca dipanggil Komisi III DPR RI kini resmi dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Karo. Sejak pekan lalu ia sudah diperiksa oleh Intelijen Kejagung terkait penanganan kasus janggal terhadap videografer Amsal Sitepu.
Dalam Keputusan Jaksa Agung RI Nomor: KEP-IV-347/C/04/2026 tertanggal 13 April 2026 posisi Danke digantikan oleh Edmond Novvery Purba yang sebelumnya menjabat Kajari Nias Selatan. Dalam SK tersebut tidak ditemukan jabatan Danke yang baru alias nonjob.
Dalam SK tersebut Kejaksaan Agung juga melakukan mutasi terhadap Harli Siregar, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. Baru sembilan bulan menjabat, posisi Harli diganti dengan Muhibiddin yang sebelumnya menjabat sebagai Kajati Sumatera Barat.
Selain Harli, Kejagung RI juga memutasi sejumlah Kajari di Sumut. Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung membenarkan adanya mutasi tersebut. “Benar,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi awak media, Senin (13/4/2026).
Mutasi ini menyasar sejumlah posisi strategis di daerah, mulai dari pergeseran antar-kejari hingga promosi ke tingkat kejaksaan tinggi dan pusat.
Selain Danke Rajagukguk, berikut lima Kajari dari Sumut yang diganti:
1. Kajari Batubara: Fransisco Tarigan digeser menjadi Kabag Keamanan Biro Umum JAM Pembinaan, digantikan Syahrir Jasman (sebelumnya Kajari Aceh Barat)
2. Kajari Padang Sidempuan: Dr. Lambok Marisi Jakobus Sidabutar dipromosikan menjadi Kabag Keuangan Sekretariat JAM Pidana Militer
3. Kajari Labuhanbatu Selatan: Victoris Parlaungan Purba dipromosikan menjadi Asdatun Kejati Gorontalo, digantikan Alexander Zaldi (sebelumnya Kajari Tual)
4. Kajari Tapanuli Selatan: Muhammad Indra Muda Nasution dimutasi menjadi Kajari Brebes, digantikan M Emri Kurniawan (Koordinator Kejati Jawa Barat)
5. Kajari Nias Selatan: Imam Fauzi sebelumnya Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah
