a Elvinus Lusiana Sitanggang sebagai ibu FP saat diwawancarai usai pemeriksaan kesehatan di RS Adam Malik (IDN Times/Indah Permata Sari)
Pada Senin (7/9/2026), pemeriksaan FP berfokus pada poli psikiatri anak, neurologi, serta pemeriksaan electroencephalography (EEG).
"Hasil EEG belum keluar, katanya besok. Tadi kami juga ke neurologi, katanya besok diberikan obat dari neurologi. Untuk sekarang masih diberikan obat dari poli psikiatri," jelas Elvinus.
Namun, hingga kini belum ada kesimpulan pasti dari dokter terkait kondisi anaknya. Elvinus mengatakan, sebelumnya saat menjalani perawatan di RS Haji Medan, dokter sempat menyampaikan dugaan adanya gangguan pada otak yang berkaitan dengan paparan racun.
"Belum ada kesimpulan dari dokter. Cuma waktu di RS Haji dulu dibilang otaknya memang ada (gangguan), katanya gara-gara racun itu," tambahnya.
Hal yang paling membuat hati Elvinus terpukul adalah perubahan pada ingatan anaknya yang hilang. Padahal, teman-teman sekolah dan guru FP sempat datang menjenguk.
"Ini kawan-kawan ndu nakku satu kelas ndu," kata Elvinus memperkenalkan teman-teman FP.
FP hanya mengangguk. Namun, ketika gurunya bertanya, "Ini namanya siapa?", FP justru menjawab, "Gak kenal aku."
Elvinus mengatakan, momen itu menjadi pukulan berat baginya. FP terlihat berusaha mengingat, tetapi tidak berhasil mengenali orang-orang terdekatnya.
"Dia sampai keringat dingin mengingatnya. Diingatnya, tapi tidak dapat ingatannya. Terus dia bilang, 'aku gak kenal'," ucap Elvinus sambil menahan tangis.
Kondisi serupa juga terjadi ketika FP bertemu dengan bibinya.
"Ini siapa suami bibinya?" tanya Elvinus.
"Kila ndu nakku," jawab keluarga kepada FP.
"Oh kila," kata FP.
Menurut Elvinus, ingatan anaknya saat ini hanya sebatas mengenali hubungan sederhana. Hal serupa terjadi ketika adiknya yang sering melakukan video call saat FP dirawat di RS Haji Medan datang menjenguk.
"Sudah gak tanda dia. Yang dia tahu cuma, 'oh ini adik, oh ini kakak'. Gitu saja," tuturnya.
Selain ingatan, kondisi fisik FP juga mengalami perubahan. Elvinus menyebut dokter dari poli psikiatri menjelaskan adanya gangguan pada bagian lidah anaknya.
"Menurut dokter, kata psikiatri tadi lidahnya terasa tertarik ke dalam. Karena saat dikeluarkan, lidahnya bergoyang," kata Elvinus.
Meski begitu, Elvinus masih menyimpan harapan. Ia melihat ada sedikit perkembangan pada ingatan anaknya setelah mengalami kejang terakhir.
"Kalau ingatannya sekarang sudah sedikit mulai pulih. Semenjak dia kejang yang terakhir ini, pikiran saya mungkin karena dia sudah kejang sekali lagi, makanya ingatannya mulai pulih kembali," ujarnya.
Namun, harapan itu kembali sirna ketika kondisi FP tiba-tiba memburuk.
"Dia sempat sadar dan sudah membaik, sampai aku bilang puji Tuhan. Cuma tiga menit, kembali lagi seperti ini," ungkap Elvinus.