Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
CIMB Niaga Perkuat Layanan Digital dan UMKM di Riau
Presiden Direktur & CEO CIMB Niaga Lani Darmawan (tengah) didampingi Direktur Network & Digital Banking CIMB Niaga Budiman Tanjung dan Head of Region Sumatera CIMB Niaga Irwan (IDN Times/ Fanny Rizano)
  • CIMB Niaga memperkuat layanan perbankan di Riau, seiring pertumbuhan ekonomi provinsi 4,75 persen secara tahunan pada kuartal II 2026.
  • Pada semester I 2026, aset konsolidasi CIMB Niaga mencapai Rp382 triliun, laba setelah pajak Rp3,45 triliun, sementara kredit UKM tumbuh 2,9 persen dan menjadi fokus utama.
  • CIMB Niaga mengembangkan layanan digital OCTO sambil mempertahankan jaringan fisik di Riau, serta menjalankan program pendidikan, pemberdayaan UMKM, dan konservasi lingkungan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pekanbaru, IDN Times - PT Bank CIMB Niaga Tbk terus memperkuat bisnis dan layanan perbankannya di Provinsi Riau. Langkah ini dilakukan seiring pertumbuhan ekonomi di Bumi Lancang Kuning yang mencapai 4,75 persen secara tahunan pada kuartal II 2026.

Demikian dikatakan Presiden Direktur & CEO CIMB Niaga Lani Darmawan dalam kegiatan Media Gathering CIMB Niaga di Kota Pekanbaru, Jumat (14/8/2026). Disampaikannya, penguatan layanan di Provinsi Riau merupakan bagian dari komitmen perseroan untuk membantu nasabah dan masyarakat mengembangkan potensi ekonominya.

"Selama lebih dari tujuh dekade, kami tumbuh bersama nasabah dan masyarakat Indonesia. Di Riau, kami melihat potensi dan optimisme yang kuat dari masyarakat maupun pelaku usaha untuk terus berkembang," kata Lani yang didampingi Direktur Network & Digital Banking CIMB Niaga Budiman Tanjung dan Head of Region Sumatera CIMB Niaga Irwan.

Diketahui, CIMB Niaga akan memasuki usia ke-71 pada 26 September 2026. Momentum tersebut menjadi bagian dari refleksi perjalanan perseroan dalam memberikan layanan perbankan kepada masyarakat Indonesia.

1. Catat aset Rp382 triliun, UMKM menjadi fokus utama

Logo CIMB NIAGA (Website/cimbniaga.co.id)

Lani menyebut, dari sisi kinerja, aset CIMB Niaga secara konsolidasi telah mencapai sekitar Rp382 triliun. Sedangkan laba sebelum pajak, mencapai Rp4,3 triliun dan laba setelah pajak sekitar Rp3,45 triliun pada semester I 2026.

"Performance atau kinerja CIMB Niaga baik. Aset sekarang sekitar Rp382 triliun dan kami merupakan bank swasta kedua terbesar di Indonesia," sebutnya.

Untuk sisi penyaluran kredit, CIMB Niaga mencatat pertumbuhan sekitar 6,6 persen secara tahunan. Pertumbuhan terbesar berasal dari segmen korporasi yang mencapai sekitar 13,8 persen.

Sementara itu, kredit usaha kecil dan menengah (UKM), CIMB Niaga mencatat pertumbuhan sekitar 2,9 persen. Segmen tersebut menjadi salah satu fokus CIMB Niaga di tengah tantangan pertumbuhan kredit UMKM secara nasional.

"Pertumbuhan kredit UKM CIMB Niaga sekitar 2,9 persen atau sekitar 3 persen. Ini merupakan area yang menjadi fokus utama kami," jelasnya.

Pada segmen consumer banking, yang mencakup Kredit Pemilikan Rumah (KPR), kartu kredit hingga pembiayaan otomotif, pertumbuhan masih relatif terbatas. Namun, beberapa lini pembiayaan tetap mencatatkan pertumbuhan.

Sedangkan dari Dana Pihak Ketiga (DPK), CIMB Niaga tumbuh sekitar 3 persen. Rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) berada di kisaran 89-90 persen, yang dinilai masih berada dalam kondisi sehat.

2. Perubahan perilaku nasabah, perkuat layanan digital

Aplikasi OCTOMobile milik CIMB Niaga (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Disamping itu, CIMB Niaga juga terus memperkuat layanan digital melalui aplikasi dan website OCTO. Hal ini sejalan dengan perubahan perilaku nasabah.

Dimana, nasabah dapat melakukan berbagai aktivitas perbankan secara digital, mulai dari transaksi sehari-hari hingga pengelolaan keuangan.

Sementara bagi pelaku usaha, CIMB Niaga menyediakan OCTOBIZ untuk membantu mengelola transaksi dan operasional bisnis. Adapun merchant, dapat menggunakan OCTO Merchant sebagai solusi penerimaan pembayaran digital.

Meski mengembangkan layanan digital, CIMB Niaga tetap mempertahankan jaringan fisik di Provinsi Riau. Saat ini terdapat 8 jaringan kantor cabang dan 33 fasilitas ATM/ CRM yang tersebar di lokasi strategis di Provinsi Riau dan Kota Pekanbaru.

"Kami terus berinovasi untuk menjawab perubahan perilaku nasabah yang semakin mengarah ke layanan digital. Melalui kombinasi layanan digital yang kuat dan jaringan fisik yang solid, kami berkomitmen memberikan pengalaman perbankan yang lebih sederhana, cepat, dan nyaman," kata Lani.

3. Program pendidikan, jangkau lebih dari 100 ribu pelajar dan 1.000 sekolah

Ilustrasi pelajar (IDN Times/Sukma Sakti)

Tak hanya mengejar pertumbuhan bisnis, CIMB Niaga juga memperkuat program keberlanjutan di berbagai bidang, salah satunya pendidikan. Hingga Juni 2026, program pendidikan dan literasi keuangan CIMB Niaga telah menjangkau lebih dari 100 ribu pelajar dari lebih dari 1.000 sekolah di Indonesia.

Khusus di Kota Pekanbaru, selama dua tahun terakhir program tersebut telah menjangkau 297 pelajar dari dua sekolah menengah. Program tersebut juga mendorong pembukaan rekening sebagai langkah awal membangun budaya menabung dan meningkatkan inklusi keuangan.

Untuk sektor pemberdayaan ekonomi, melalui program Community Link berkelanjutan, CIMB Niaga telah memberikan pelatihan kewirausahaan kepada hampir 1.000 UMKM dan menyalurkan pinjaman tanpa bunga kepada 150 UMKM.

Program tersebut juga mendorong pemberdayaan perempuan dan penyandang disabilitas agar memiliki akses lebih luas terhadap peluang ekonomi.

Di bidang lingkungan, CIMB Niaga melalui inisiatif The Cooler Earth terus menjalankan konservasi bambu berkelanjutan. Sejak 2012, lebih dari 115 ribu bambu telah ditanam di Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali, NTB dan NTT. Program tersebut, memiliki potensi serapan karbon kumulatif lebih dari 15 ribu ton setara CO2.

"Keberlanjutan merupakan bagian penting dari cara kami menjalankan bisnis. Kami berupaya menghadirkan kontribusi yang tidak hanya memberikan nilai ekonomi, tetapi juga manfaat sosial dan lingkungan yang nyata bagi masyarakat," pungkas Lani.

Curated For You

Editorial Team

Related Article