Antre Panjang di SPBU Medan hingga Malam, Ada yang Jual Eceran Rp20 Ribu

- Antrean panjang di SPBU 24 jam Setiabudi Medan menyebabkan kemacetan hingga persimpangan Dr. Mansyur, dengan pengendara rela menunggu lebih dari satu jam untuk mengisi BBM.
- Beberapa warga seperti Debora mengaku tidak melakukan panic buying, melainkan hanya mengantre karena kehabisan BBM dan menemukan harga eceran yang jauh lebih mahal di sekitar lokasi.
- Pertamina memastikan stok BBM di Medan aman menjelang dan setelah Lebaran, sementara Pemko Medan mengimbau masyarakat tetap tenang serta tidak terpengaruh isu kelangkaan.
Medan, IDN Times - Kemacetan terjadi di ruas Jalan Setia Budi Kota Medan hingga persimpangan lampu lalu lintas jalan Dr. Mansyur. Hal ini dikarenakan panjangnya antrean pengendara yang hendak mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) di salah satu SPBU di sana.
Dari pantauan IDN Times di lokasi, antrean panjang terjadi di SPBU Jalan Setia Budi yang buka 24 jam ini sejak Kamis (5/3/2026) pagi hingga malam hari. Hal ini karena kepanikan warga dengan stok BBM di tanah air menyusul perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat.
1. Debora rela mengantre selama 1,5 jam untuk dapat BBM

Salah satu pengendara motor, Debora yang ingin mengisi BBM mengatakan sudah 1,5 jam dirinya rela mengantre untuk mendapatkan BBM yang dibelinya.
"Saya lagi mau balik kerja, rumah saya di Tuntungan. Makanya saya pilih SPBU di Jalan Setia Budi ini. Saya sudah 1 jam setengah mengantre BBM disini," kata Debora kepada IDN Times.
Dia juga mengatakan tidak mengetahui apa faktor yang sebenarnya terjadi. Sebab, tidak biasanya mengantre hingga macet seperti ini. "Kurang tahu apa faktornya sampai mengantre, apa karena perang itu gak tahu juga," ungkapnya.
"Kalau soal langka gak tahu kenapa, tapi saya mau ngisi karena lagi habis saja minyak motor saya dan ini untuk hari pertama mengantre," sambung Debora.
2. Ikut mengantre karena bensin memang habis bukan panic buying

Terkait panic buying yang diimbau pemerintah, Debora mengatakan dirinya tidak panic buying, namun kebetulan BBM kendaraannya sudah habis sehingga ia ikut rela mengantre panjang.
Debora mengakui sebenarnya tak ingin mengantre seperti ini. Namun saat ingin mengisi bensin eceran, ada yang menjual BBM eceran dengan harga yang tidak normal. Lokasinya tidak jauh di sekitaran SPBU ini. "Tadinya mau beli minyak eceran tapi mahal harganya dijual Rp20 ribu perliter di dalam botol itu. Jadi, saya ke sini rela ikut antre," katanya.
Dia berharap pemerintah dan juga Pertamina bisa memberikan solusi, untuk memudahkan masyarakat dapat BBM secara normal."Mudah-mudahan pemerintah cepat mengatasi ini, biar masyarakat tidak mengantre panjang kayak gini," pungkasnya.
3. Ada yang menjual BBM eceran dengan harga yang tidak normal

Sebelumnya, Sales Area Manager (SAM) Retail Medan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Tito Rivanto Marsono dan Sales Branch Manager Ferry Fernando yang menerima kedatangan pihak Pemko Medan mengatakan, ketersediaan BBM untuk seluruh produk di Kota Medan saat ini masih dalam kondisi aman.
“Ketersediaan stok BBM untuk semua produk, khususnya di Kota Medan, masih dalam kondisi aman dan akan selalu aman. Kami mengharapkan konsumen tidak panik dan melakukan pembelian seperti biasa,” ujar Tito.
Dia juga memastikan pasokan BBM hingga menjelang Hari Raya Idulfitri bahkan setelah Lebaran tetap terjamin.
“Untuk suplai sampai hari Lebaran dan sesudah Lebaran kami pastikan tidak ada kendala. Tidak ada masalah terkait suplai kapal dan sebagainya. Mobil tangki juga akan ada penambahan, begitu juga dengan sopirnya,” katanya.
Sementara itu, Pemko Medan melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh isu-isu yang berkembang terkait kelangkaan BBM.
Dengan adanya jaminan dari Pertamina tersebut, masyarakat diharapkan tetap tenang dan melakukan pengisian BBM seperti biasa sehingga kondisi di SPBU tetap normal.
“Kami mengimbau masyarakat jangan melakukan panic buying. Lakukan pengisian BBM seperti biasa agar kondisi di SPBU tetap normal dan tidak terjadi antrean panjang,” ujar Citra.











![[BREAKING] Dua WN Thailand Kasus Sabu 1,9 Ton Kapal Sea Dragon Divonis Hari ini](https://image.idntimes.com/post/20260221/upload_008f7477179890b31c8c37cca8bd5b9b_a9b4324c-4ac0-4a0d-ae21-8b0b9c8b58c0.jpg)





![[BREAKING] Solar Habis di Beberapa SPBU di Medan, Menteri Bahlil Dikecam](https://image.idntimes.com/post/20260305/upload_ced4453fdda6f880f8a897a31684ba96_86426eae-4fac-4c07-9363-ef7088807346.jpeg)
