AHY Targetkan Huntara Ditempati Masyarakat Sebelum Bulan Ramadan

- AHY mendapat tugas untuk mengkoordinasikan tiga aspek utama dalam penanganan bencana
- Diharapkan Minggu depan masyarakat yang berada ditenda sudah berkurang
- Persoalan lahan dan tata ruang menjadi aspek ketiga dalam pembangunan Huntara
Medan, IDN Times - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menargetkan masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatra dapat segera menempati hunian sementara (Huntara) sebelum memasuki bulan suci Ramadan. Hal ini disampaikannya seiring dengan percepatan penanganan pascabencana yang terus dilakukan pemerintah pusat bersama pemerintah daerah.
AHY mengatakan, dirinya baru saja meninjau langsung kondisi di Aceh Tamiang, yang jaraknya berkisar tiga jam perjalanan dari Kota Medan. Selain itu, peninjauan juga dilakukan di sejumlah daerah bencana lain di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
1. AHY mendapat tugas untuk mengkoordinasikan tiga aspek utama dalam penanganan bencana

Dia menegaskan bahwa, arahan Presiden Prabowo Subianto sudah sangat jelas, yakni percepatan pemulihan dengan kerja satuan tugas (satgas) yang telah dibentuk.
“Kami di pemerintah pusat juga sejak hari pertama berupaya untuk segera mengidentifikasi daya rusak atau kehancuran infrastruktur, termasuk perumahan,” katanya usai kunjungannya ke SMAN 3 Medan, Jumat (23/1/2026).
Disebutkannya, saat ini mendapat tugas untuk mengkoordinasikan tiga aspek utama dalam penanganan bencana.
“Pertama adalah infrastruktur dasar, jalan, jembatan, termasuk fasilitas air bersih. Fasilitas umum, misalnya sekolah, rumah sakit, puskesmas, rumah-rumah ibadah juga menjadi bagian penting di situ,” ujarnya.
2. Diharapkan Minggu depan masyarakat yang berada ditenda sudah berkurang

Aspek kedua adalah perumahan yang dinilainya sebagai kebutuhan paling mendasar bagi masyarakat terdampak.
Disampaikannya bahwa, hunian sementara yang dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum telah mulai diresmikan dan diharapkan proses pembangunannya bisa dipercepat.
“Dalam minggu-minggu ke depan ini kita berharap semakin berkurang masyarakat yang masih berada di tenda-tenda pengungsian, apalagi kita akan menghadapi bulan suci Ramadan,” tutur AHY.
3. Persoalan lahan dan tata ruang menjadi aspek ketiga dalam pembangunan Huntara

Diharapkan Huntara dapat terbangun secara cepat dan masif di berbagai lokasi. Pembangunan Huntara tersebut, melibatkan banyak pihak, mulai dari kementerian dan lembaga terkait, termasuk Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, pemerintah provinsi, hingga pemerintah kabupaten dan kota.
Selain itu, AHY juga mengapresiasi peran kalangan non-pemerintah, seperti dunia usaha dan lembaga sosial, yang turut berkontribusi membangun Huntara sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan.
Aspek ketiga yang dikoordinasikan adalah persoalan lahan dan tata ruang. AHY menekankan hal ini penting agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari, sehingga progres penanganan bencana terus dikelola dan diawasi dari waktu ke waktu.
“Kita berharap, sesuai arahan Bapak Presiden, sebelum masuk masa bulan suci Ramadan, sudah bisa masuk ke Huntara itu,” katanya lagi.
















