Agen dan Mitra Asuransi Perlu Dipersiapkan Hadapi Perubahan Industri

- Qoala Plus menggelar Qonnect+ 2026 di Medan sebagai bagian dari roadshow nasional untuk memperkuat kapasitas agen asuransi menghadapi dinamika industri dan perubahan regulasi pada tahun mendatang.
- Acara ini membahas prospek pertumbuhan industri asuransi Indonesia yang diproyeksikan naik 5–7 persen, serta edukasi terkait pembaruan regulasi dan penguatan perlindungan konsumen.
- Qoala Plus memperkenalkan inovasi fitur berbasis AI untuk produk kendaraan dan kesehatan karyawan, sekaligus menegaskan komitmen meningkatkan literasi, kepatuhan, dan produktivitas mitra asuransi.
Medan, IDN Times- Industri asuransi Indonesia diproyeksikan tetap bertumbuh pada 2026. Para pelaku industri optimistis pertumbuhan sektor asuransi dapat mencapai kisaran 5–7 persen, seiring dengan kinerja sektor keuangan yang terus membaik serta dorongan regulasi yang memperkuat perlindungan konsumen.
Melihat peluang tersebut, platform distribusi asuransi digital Qoala Plus menggelar acara Qonnect+ 2026 di Kota Medan. Kegiatan bertema “Be a Super Agent” ini menjadi forum edukasi bagi para mitra dan agen asuransi untuk memperkuat kapasitas dalam mendistribusikan produk asuransi melalui jalur kemitraan.
Program Qonnect+ 2026 digelar secara roadshow di lima kota besar di Indonesia, yakni Bandung, Surabaya, Semarang, Medan, dan Jakarta.
1. Setahun terakhir industri asuransi menghadapi berbagai tantangan
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pemaparan mengenai prospek pertumbuhan industri asuransi umum, termasuk faktor pendorong pertumbuhan premi serta dinamika bisnis perusahaan asuransi sepanjang 2025.
Head of Business Qoala Plus, Tirto Utomo, mengatakan dalam setahun terakhir industri asuransi menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perubahan regulasi hingga meningkatnya ekspektasi nasabah terhadap layanan asuransi.
“Melalui Qonnect+, kami berkomitmen membekali para mitra agar lebih siap menghadapi dinamika ekonomi dan perubahan kepatuhan industri asuransi pada 2026. Kami juga memperkenalkan pengembangan fitur di aplikasi Qoala Plus yang telah dilakukan pada 2025 dan yang akan terus dikembangkan pada 2026,” ujarnya.
2. Potensi pembaruan regulasi yang dapat memengaruhi perilaku bisnis asuransi

Ia menambahkan, edukasi ini juga mencakup potensi pembaruan regulasi yang dapat memengaruhi perilaku bisnis asuransi, seperti peningkatan modal setor minimum perusahaan asuransi, lisensi keagenan, hingga rencana regulasi asuransi wajib kendaraan bermotor.
Sebagai bagian dari PT Mitra Jasa Pratama yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan, Qoala Plus menegaskan komitmennya untuk meningkatkan literasi produk sekaligus kepatuhan terhadap regulasi di industri asuransi.
Untuk meningkatkan layanan kepada mitra, Qoala Plus juga menghadirkan sejumlah inovasi fitur pada produk asuransi kendaraan bermotor, mulai dari proses penerbitan polis hingga pengajuan klaim. Selain itu, pada produk asuransi kesehatan karyawan, perusahaan mulai mengadopsi teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang akan menjadi fokus pengembangan fitur pada 2026.
Teknologi tersebut diharapkan dapat membantu mitra bekerja lebih cepat, efektif, dan efisien sehingga meningkatkan produktivitas dalam melayani nasabah.
3. Sepanjang 2025, Qoala Plus tercatat telah mendistribusikan ribuan polis asuransi

Sepanjang 2025, Qoala Plus tercatat telah mendistribusikan ribuan polis asuransi baik untuk individu maupun korporasi, mencakup berbagai produk seperti asuransi kendaraan bermotor, properti, pengiriman barang, kesehatan grup atau karyawan, hingga alat berat.
Atas kinerjanya, Qoala Plus juga meraih sejumlah penghargaan, termasuk sebagai salah satu pialang asuransi nasional terbesar di Indonesia pada 2024 dan 2025, serta masuk dalam daftar World’s Top 30 Insurtech Companies versi CNBC dan Statista.
Salah satu mitra Qoala Plus, Panji Hagarayu Sapta, menilai kegiatan Qonnect+ memberikan wawasan baru mengenai potensi industri asuransi.
“Acara ini membantu saya melihat gambaran besar dan peluang di industri asuransi, sekaligus memperjelas langkah-langkah praktis yang bisa diterapkan langsung di lapangan. Dengan begitu, saya merasa lebih siap menghadapi tantangan bisnis di 2026,” ujarnya.














![[BREAKING] Dua WN Thailand Kasus Sabu 1,9 Ton Kapal Sea Dragon Divonis Hari ini](https://image.idntimes.com/post/20260221/upload_008f7477179890b31c8c37cca8bd5b9b_a9b4324c-4ac0-4a0d-ae21-8b0b9c8b58c0.jpg)



