Para jurnalis di Medan menggelar doa bersama untuk keselamatan lima jurnalis yang hilang saat meliput Gunung Anak Krakatau. (Kesuma wijaya/PFI Medan)
Doa bersama dilakukan sebagai bentuk dukungan moril bagi lima pewarta foto yang masih dalam pencarian. Para jurnalis berkumpul di Mushala Jurnalis untuk memanjatkan doa bagi keselamatan rekan-rekan mereka yang hilang kontak di perairan Banten.
Ketua PFI Kota Medan, Risky Cahyadi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk solidaritas dari para jurnalis di Kota Medan terhadap lima pewarta foto yang tengah menjalankan tugas.
"Hari ini, kami Pewarta Foto Indonesia Medan bersama kawan-kawan jurnalis se-Kota Medan, mengadakan doa, tahlil, dan zikir bersama untuk rekan-rekan kita lima orang yang masih saat ini masih dinyatakan hilang di Perairan Banten saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau," ujar Ketua PFI Kota Medan, Risky Cahyadi.
Setelah doa bersama, para jurnalis melanjutkan kegiatan dengan menyalakan lilin di bundaran air mancur Sudirman. Cahaya lilin menerangi foto dan selebaran yang berisi harapan agar kelima pewarta foto tersebut segera ditemukan.
"Ya, tadi kita lihat sendiri bahwasanya PFI Medan bersama kawan-kawan jurnalis se-Kota Medan melaksanakan doa, tahlil, dan zikir bersama. Lalu dilanjutkan dengan menyalakan lilin bersama," lanjut Risky.