252 Dapur BMG Ditutup Sementara di Sumut, Kata Bobby untuk Kualitas

- Badan Gizi Nasional menutup sementara 252 dapur SPPG di Sumatera Utara karena belum memenuhi syarat administrasi dan standar sanitasi yang ditetapkan.
- Gubernur Sumut Bobby Nasution mendukung langkah BGN sebagai bentuk keseriusan pemerintah menjaga kualitas gizi dan keamanan makanan bagi siswa penerima program MBG.
- Bobby mengingatkan pengelola dapur agar tidak main-main dengan program MBG dan wajib memenuhi seluruh standar nutrisi, gizi, serta sertifikasi yang berlaku.
Medan, IDN Times – Operasional 252 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sumatera Utara dihentikan sementara. Penutupan ini dilakukan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) karena dapur-dapur tersebut dinilai belum memenuhi persyaratan administrasi dan standar sanitasi.
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menilai langkah tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ditujukan bagi para siswa.
1. Totalnya ada 252 dapur MBG ditutup sementara di Sumut

Badan Gizi Nasional memutuskan menutup sementara ratusan dapur SPPG yang beroperasi di Sumatera Utara. Keputusan ini diambil setelah ditemukan sejumlah dapur yang belum memenuhi persyaratan administrasi dan standar sanitasi yang ditetapkan.
Penutupan ini bersifat sementara hingga pengelola dapur dapat memenuhi seluruh ketentuan yang berlaku. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan makanan yang disediakan benar-benar layak dan aman dikonsumsi oleh para siswa penerima program MBG.
2. Bobby Nasution Dukung Langkah Badan Gizi Nasional

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyatakan dukungannya terhadap keputusan Badan Gizi Nasional. Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memastikan kualitas makanan yang diberikan kepada anak-anak.
'Yang pasti kita dukung ya apa yang dilakukan BGN, berarti BGN dalam hal ini serius memastikan kualitas, gizi, dan nutrisi diberikan kepada anak-anak, bukan hanya berpihak kepada SPPG-nya, tapi berpihak kepada anak-anak," unjar Bobby saat ditanya wartawan di Kantor Gubernur Sumut, Rabu (11/3/2026).
Ia menilai langkah pengawasan ini penting agar program yang menyasar siswa tersebut benar-benar memberikan manfaat kesehatan dan gizi yang optimal.
3. Bobby ingatkan pengelola dapur tidak main-main

Bobby juga menegaskan bahwa penutupan sementara ini harus menjadi peringatan bagi pengelola dapur SPPG agar tidak menjalankan program secara sembarangan.
Menurutnya, program MBG merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang harus dijalankan dengan serius dan memenuhi seluruh standar yang ditetapkan.
"Ini jadi pembelajaran. Ini program prioritas Bapak Presiden. Jangan dimain-mainin dari tingkat apa pun. Tidak boleh memain-mainin program ini. Yang punya SPPG harus memenuhi semuanya, bukan hanya (menu MBG) enak dilihat dan dipandang, tetapi nutrisinya, gizi, dan sertifikasinya terpenuhi," pungkasnya.









![[BREAKING] KPK Pindahkan Gubernur Riau Nonaktif ke Rutan Pekanbaru](https://image.idntimes.com/post/20260311/upload_9d67bd42a00e94c783bbf02286dc0fe4_18a4fc27-c715-41f9-a1cd-5bd9cdc2db42.jpg)







