Muzakarah Ramadan yang digelar DP MUI Kota Binjai (IDN Times/ Bambang Suhandoko)
Sebab dia menyebut, manusia bukan hanya mahluk biologis, tetapi juga mahluk rohani. Sehingga gangguan psikologis akan mempengaruhi kondisi kesehatan fisik seseorang.
"Sebaliknya seseorang bisa menyeimbangkan kesehatan fisik, psikologis, dan spiritualnya, maka separuh dari obatnya sudah dia dapatkan. Karena pada dasarnya ada hubungan antara emosi dengan penyakit, atau yanh bisa disebut sebagai psikosomatik," terang Muzakkir.
Kemudian sebagai kata kunci kesembilan dan kesepuluh, Muzakkir mengimbau masyarakat agar senantiasa bersyukur dan menggairahkan hidup dengan pasangan dan keluarga.
"Harus diingat 75 persen penyakit dipicu oleh gangguan hati (kalbu). Dimana 50 persennya itu adalah gangguan psikis dan 25 persen lagi gangguan spiritual. Tidak heran, orang sakit dikarenakan dalam hatinya sudah banyak dipenuhi oleh noda," seru Muzakkir.
"Di sisi lain, kita juga harus ingat ucapan Profesor Azran Lelo, seorang ahli kesehatan dan tokoh ulama di Sumatera Utara. Menurutnya, sakit itu kepanjangan dari Stres, Air yang dikonsumsi kurang, Kurangnya berolahraga, Istirahat juga kurang, dan Toksin dalam tubuh yang berlebih," tambahnya.