Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Suami Bacok Istri Hingga Tewas, Masalah Rumah Tangga Jadi Pemicu
Ilustrasi Pembacokan (IDN Times/Mardya Shakti)

Medan, IDN Times – Nyawa seorang perempuan  berinisial NSS (28) harus berakhir di tangan suaminya sendiri, IS (34). NSS dibacok hingga meninggal udnia di Jalan Mandala By Pass, Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung, Sabtu (22/10/2022).

Saat itu, korban dan pelaku bertemu. Korban hendak menjemput dua anaknya yang diambil pelaku dari tempat penitipan anak.

1. Pelaku dan korban sempat cekcok

ilustrasi dua orang yang sedang cekcok (unsplash.com/Afif Kusuma)

Sebelum kejadian, pelaku dan korban terlibat cekcok. Pelaku mengejar korban yang pergi bersama dua anaknya menumpang becak motor. Pelaku menghentikan laju becak motor membawa Nurmaya bersama kedua anaknya.

Pelaku mengabil parang dan langsung membacok korban dengan membabi buta. Pembacokan itu dilakukan di depan umum. Anak korban yang berusia 1,5 tahun juga mengalami luka bacok.

Masyarakat sempat berupaya melerai. Namun diancam parang oleh pelaku. Mendapatkan celah, pelaku kemudian diamuk massa. Korban sendiri mendapat luka pada bagian kepala, pipi dan bagian tubuh lainnya.

2. Pembacokan diduga dilatari urusan rumah tangga

Ilustrasi TKP (IDN Times/Arief Rahmat)

Kepala Kepolisian Sektor Percut Seituan Komisaris M Agustiawan mengatakan, pembacokan itu diduga dilatari persoalan rumah tangga.

"Berdasarkan keterangan saksi-saksi permasalahan di rumah tangga. Mereka mulai pisah rumah sebulan ini," kata Agus, Senin (24/10/2022).

3. Polisi masih menunggu keterangan pelaku yang masih dirawat di RS

Ilustrasi garis polisi. (IDN Times/Mardya Shakti)

Polisi masih mendalami kasus ini secara mendalam. Mereka menunggu  keterangan dari pelaku yang saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit.

"Untuk saat ini pelaku masih dirawat di rumah sakit. Untuk anaknya yang kena luka sayatan sudah dibawa oleh keluarga korban. Untuk informasi motifnya belum bisa kita dalami," pungkasnya.  

Editorial Team

Related Article