Medan, IDN Times - Pembangkit Listrik Tenaga Air Batang Toru di Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatera Utara dibangun tahan gempa mengadopsi praktik terbaik dari ketentuan nasional dan internasional terbaru yang berlaku.
Saat PLTA Batang Toru masih tahap pembangunan dan ditargetkan selesai tahun 2021.
"Seperti pedoman untuk desain dan pelaksanaan bendungan beton dan balai bendungan, serta International Commission on Large Dams (ICOLD)," kata Dr Ir Didiek Djarwadi, M.Eng, Tenaga Ahli PT NSHE untuk Desain Bendungan, Kegempaan dan Terowongan, Rabu (30/1).
PLTA Batang Toru, menurutnya, telah memiliki kajian-kajian gempa yang dipersyaratkan termasuk geologi dan geofisika, serta "Seismic Hazard Assesment" dan "Seismic Hazard Analysis".
"Jika bendungan dibangun sesuai standar dipersyaratkan, maka bangunan tersebut akan tahan gempa," ujar Didiek.
