Salah satu pesawat yang digunakan dalam Operasi Mata Elang 23 dan Operasi Pengamatan Rohingya di perairan Aceh. (Dokumentasi Lanud Sultan Iskandar Muda untuk IDN Times)
Danlanud Sultan Iskandar Muda menjelaskan letak geografis Aceh yang berbatasan langsung dengan Samudra Hindia di sebelah barat dan Selat Malaka di timur membuat daerah berjulukan Serambi Makkah ini sering menjadi lokasi terdamparnya terduga pengungsi Etnis Rohingya.
Sementara itu, negara yang berbatasan langsung dengan wilayah Indonesia seperti Singapura, Thailand, Malaysia, dikatakan Yoyon, memperketat masuknya para pencari suaka dan terduga pengungsi dari Myanmar tersebut.
“Selain pemantauan, juga melaksanakan operasi terpadu mengamankan wilayah perairan timur Aceh dari pelanggaran batas wilayah dari gangguan kedaulatan seperti masuknya pengungsi Rohingya dari Myanmar yang menggunakan transportasi laut,” ucap Yoyon.