Ilustrasi petugas saat disinfektan COVID-19. (ANTARA FOTO/Fauzan)
Kata Amalia, positivity rate atau perbandingan antara jumlah kasus positif COVID-19 dengan jumlah tes yang dilakukan masih di bawah lima persen. Karena, selama ini pelaksanaan pembelajaran tatap muka dilakukan 50 persen. Sisanya dilakukan daring.
Amalia mengaku tidak tahu, mahasiswa dan dosen terpapar tersebut, di dalam atau di luar kampus USU. Tapi, diketahui setalah dilakukan screening. "Bisa saja terpapar di luar, karena kita masih melakukan pengecekan. Jadinya, kita tahunya di kampus," pungkasnya.