Medan, IDN Times - Aksi unjuk rasa di depan DPRD Sumut ricuh, Jumat (27/9) petang. Massa pelajar yang memicunya.
Di tengah orasi, tiba-tiba para pelajar melempar batu. Suasana aksi langsung buyar. Padahal sebelumnya, mereka sudah diminta untuk pulang. Namun para pelajar membandel. Mereka bertahan.
Mereka berkumpul di bagian belakang barisan massa mahasiswa. Kericuhan sempat terjadi beberapa gelombang. Massa mahasiswa tidak terpancing. Mereka membuat batas antara mahasiswa dan pelajar.
“Kawan kawan mahasiswa mundur,” teriak massa mahasiswa.
Hingga saat ini unjuk rasa masih berlangsung. Mahasiswa menuntut pembebasan sejumlah massa yang ditangkap dalam aksi unjuk rasa di DPRD Sumut, Selasa (24/9).
Massa juga meminta pemerintah membatalkan sejumlah undang-undang bermasalah. Termasuk menolak Undang-undang KPK.
