KPU Sumut Pastikan Perempuan Terlibat Panelis Debat Pilgub ke-2 dan 3

Medan, IDN Times - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatra Utara memastikan melibatkan perwakilan perempuan dalam panelis debat kandidat Calon Gubernur Sumatra Utara. Ini menjawab soal kritik yang sempat mencuat pada debat perdana, Selasa (30/10/2024) lalu.
Pada debat perdana, ada sembilan panelis yang terlibat. Semuanya adalah laki-laki.
1. KPU belum beberkan nama panelis perempuan yang terlibat

Ketua KPU Sumut Agus Arifin mengatakan, sebenarnya pihaknya sudah menysun siapa saja panelis yang akan terlibat dalam tiga kali debat kandidat. Hanya kebetulan saat debat perdana, diisi para panelis yang merupakan laki-laki. Meski pun Agus belum membeberkan siapa perwakilan perempuan yang akan menjadi panelis.
“Sebenarnya kita melihatnya dari akumulasi. Bukan dari setiap debat. Nah untuk debat kedua dan ketiga, ada perwakilan perempuannya. Jadi tidak melihatnya dari setiap debat. Tapi akumulasi, sudah ada," kata Agus, Jumat (1/11/2024).
2. Debat kedua akan mengangkat tema Peningkatan Daya Saing Daerah dan Pembangunan Berkelanjutan

Rencananya, debat kandidat kedua akan digelar di Hotel Santika Premiere Dyandra Hotel & Convention, Kota Medan, Rabu malam, 6 November 2024. Tema yang diangkat adalah Peningkatan Daya Saing Daerah dan Pembangunan Berkelanjutan.
Untuk sub tema dalam debat publik kedua, akan diangkat isu peningkatan infrastruktur dan aksesibilitas daerah atau konektivitas sistem transportasi publik, ketersediaan akses Internet di daerah-daerah.
Kemudian, peningkatan investasi daerah atau penanaman modal, penciptaan lapangan pekerjaan, penguatan sektor pariwisata. Peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Subtema yang lainnya, yakni menyelesaikan persoalan daerah, dengan isu degradasi lingkungan hidup dan bencana alam atau banjir, tanah, longsor, pengelolaan persampahan, pencemaran air, tanah dan udara, ketersediaan air bersih, industrialisasi dan amdal.
Selanjutnya, konflik pertanahan, konflik pertambangan, alih fungsi lahan, dan eksploitasi hutan, persoalan wilayah perbatasan antara pemerintah daerah.
Terakhir, ketahanan pangan dan energi, inovasi teknologi pembangunan daerah dan percepatan desa mandiri.
"Tema debat kedua dan juga tema debat ketiga itu, sudah dirumuskan oleh tim perumus," kata Agus.
3. Sembilan panelis dari berbagai perwakilan akan terlibat

Pada debat kedua, ada sembilan panelis yang terlibat. Mereka adalah para akademisi, para ahli hingga tokoh masyarakat.
"Panelisnya juga sudah ada 9 orang. Karena kita melihat bahwa Sumatera Utara kan untuk pemikiran berbagai pihak banyak pihak. Termasuk, juga dari kalangan akademisi tokoh masyarakat, dan profesional debat kedua nanti panelisnya sudah pasti berbeda," jelas Agus.



















