Ilustrasi Kekerasan Seksual pada Anak (Dok.Pribadi/Kristina Jessica)
Akun ini memposting curhatan perempuan yakni sang ibu dari korban rudapaksa.
Sang ibu berinisial DNS. Ia merasa sangat sakit dan kecewa karena anaknya mengalami kejadian itu pemilik indekos bersama temannya.
DNS menceritakan kejadian ini saat dirinya membawa anak-anaknya menyewa sebuah indekos di kawasan Kecamatan Medan Johor.
IDN Times pun coba mengonfirmasi langsung kepada sang Ibu soal kebenaran kasus tersebut. DNS buka suara. Dia tak habis pikir bagaimana pemilik kos yang tak dikenalnya itu tega menyakiti anaknya dengan perbuatan tak pantas itu.
“Saya sebelumnya gak kenal dengan pelaku (bapak kos), dan saya gak ada masalah sama dia. Tapi kenapa dia tega sama kami. Padahal dia tahu saya baru dianiaya dan dalam keadaan luka-luka,” ucapnya pada IDN Times, Jumat (21/7/2023).
Tampak dalam postingan terakhir DNS di akun instagram-nya dia mengunggah Surat Penerimaan Surat Pengaduan Propam. Dalam keterangan tersebut, perihal tentang permohonan tindaklanjut dan pengaduan atas dugaan ketidakprofesionalan yang dilakukan oleh anggota Bidpropam Polda Sumut dalam menangani laporan pengaduan nomor: STPL/63/VII/2021 Propam tanggal 23 Juli 2021 dan STPL/64/VII/2021 yang sampai saat ini belum ada tindaklanjutnya. di Jakarta, pada 17 Juli 2023, penerima Surat ditandatangani Sherin Vinatrisia Gufita.
Dirinya berharap kasus ini bisa adil dan selesai sesuai aturan hukum yang berlaku.
“Saya ingin kasus saya selesai,” tutupnya.
Sementara itu, Dizza Siti Soraya selaku Koordinator Pusat Pengaduan Anak (PUSPA) PKPA Sumut mengatakan sudah mengetahui kasus ini. Namun, terlebih dahulu akan menelusuri lebih dalam.
"Jadi, kedepannya kemungkinan PKPA akan mencoba menelusuri kasus ini untuk melihat bagaimana dari orangtua dan anaknya," ungkapnya.
Dizza juga menilai bahwa permasalahan ibu korban cukup kompleks. Selain permasalahan anaknya yang menjadi korban adanya diduga rudapaksa.
"Kalau tidak salah ibu ini juga mengalami KDRT juga dari suaminya. Jadi kita harus memastikan dari dua sudut, yaitu ibu dan anak," ujarnya.