Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Jelang Ramadan, Polisi Awasi Distribusi dan Harga Migor di Sumut
Kapolres Langkat AKBP Danu Pamungkas Totok dan jajaran, mendengarkan arahan Kapoldasu (IDN Times/ istimewa)

Langkat, IDN Times - Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda) Sumut, Inspektur Jendral Polisi Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak menyerukan kepada Polres sejajaran Polda Sumut untuk melaksanakan operasi pengamanan penyaluran distribusi, distributor, pasar dan konsumen. Terutama minyak goreng.

Penegasan disampaikan Kapolda saat dalam giat video confrence yang diikuti Kapolres Langkat AKBP Danu Pamungkas Totok, beserta jajaranya di aula Wira Satya, Selasa (16/2)33/2022) sore.

1. Polisi pastikan minyak goreng sampai kepada masyarakat

Kapolres Langkat AKBP Danu Pamungkas Totok dan jajaran, mendengarkan arahan Kapoldasu (IDN Times/ istimewa)

Dalam arahanya Panca menegaskan, dari arahan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), tugas kepolisian memastikan apa yang diterima oleh masyarakat dengan kelangkaan minyak goreng dan memastikan minyak goreng sampai kepada masyarakat. Apalagi sebentar lagi Ramadan.

"Saya minta kepada kapolres jajaran untuk lakukan koordinasi dengan dinas terkait, untuk ketersediaan minyak goreng dipasar wilayah masing-masing," kata Panca.

2. Pemerintah tetapkan harga minyak goreng curah Rp14 ribu per liter

Kapolres Langkat AKBP Danu Pamungkas Totok dan jajaran, mendengarkan arahan Kapoldasu (IDN Times/ istimewa)

Dipaparkan Kapolda Sumut, sekitar 153 ribu ton minyak dibutuhkan untuk masyarakat Sumatra Utara per bulan. Dengan harga yang ditentukan pemerintah, harga minyak curah Rp14 ribu dan harga minyak premium Rp14 ribu per liter

"Pengawasan dipasar perlu dilakukan, sehingga tidak ada oknum-okum yang melakukan penumpukan atau penimbunan," jelas dia.

3. Perlu pendeteksian dini antisipasi lonjakan harga jelang Ramadan

Kapolres Langkat AKBP Danu Pamungkas Totok dan jajaran, mendengarkan arahan Kapoldasu (IDN Times/ istimewa)

Kapolda Sumut juga mengingatkan, ketika distributor melakukan pengecekan minyak goreng di pasar agar dikawal sampai kepada masyarakat. Dengan kata lain, perlu adanya perhatian khusus di pasar tradisional dan agar di cek secara benar harga minyak yang di jual. Dia meminta jangan sampai ada kenaikan harga.

"Menjelang bulan suci Ramadan,agar dilakukan deteksi dengan dinas terkait, dan melakukan pengecekan bahan pokok sembako yang terjadi kenaikan harga," pungkas Panca.

Editorial Team

Related Article