Caleg DPD RI Ria Saptarika dan Anaknya Dilaporkan ke Bawaslu

Batam, IDN Times - Calon legislatif (Caleg) anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dapil Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Ria Saptarika diduga lakukan tindakan Money Politik (Politik Uang) saat melakukan kegitan di Belakang Padang, Kota Batam, Provinsi Kepri. Hal ini setelah masuknya laporan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
Tidak hanya Ria Saptarika, dugaan money politik tersebut juga menyandung anaknya yang juga maju sebagai Calon Legislatif (Caleg) DPRD Kota Batam, Abdurrachman Zhafir Ria Saptarika.
1. Beredar foto dan video dugaan money politik yang dilakukan Ria Saptarika dan anaknya

Dugaan money politik yang dilakukan oleh Ria Saptarika dan anaknya, Abdurrachman Zhafir Ria Saptarika bermula ketika adanya foto dan video yang beredar di kalangan masyarakat.
Dalam video berdurasi 32 detik tersebut, terlihat Abdurrachman Zhafir Ria Saptarika sedang mendampingi beberapa orang yang sedang membagikan amplop berisi uang.
Meski tidak ada Ria Saptarika dalam foto dan video yang beredar, namun terlihat alat peraga kampanye (APK) milik Ria Saptarika di lokasi kejadian.
2. Ria Saptarika bantah lakukan money politik

Ditemui di Kota Batam, Ria Saptarika yang saat ini merupakan Anggota DPD RI aktif membenarkan adanya kegitan yang dilakukannya pada, Minggu (21/1) lalu di Kelurahan Sekanak Raya, Belakang Padang, Kota Batam.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan salah satu agendanya sebagai anggota DPD RI dalam menjemput aspirasi-aspirasi masyarakat setempat.
“Lalu untuk pembagian uang itu memang ada aturannya dan memang wajib disalurkan ke masyarakat, jadi itu acara resmi DPD RI di Kepri, bukan money politik,” kata Ria Saptarika, Senin (22/1/2024).
Ria juga menanggapi adanya apk spanduk dirinya yang akan kembali maju DPD RI dapil Provinsi Kepri pada kontestasi Pemilu Februari mendatang dan kehadiran anaknya di lokasi tersebut.
“Jadi kita memang bikin acara di lokasi itu dan lokasi itu adalah milik orang tua staf saya. Apk itu sudah lama terpasang disitu jauh sebelum kegiatan saya, jadi bukan baru satu dua bulan, sudah lama. Lalu terkait adanya anak saya di lokasi itu bukan sebagai caleg DPRD Kota Batam, tapi sebagai staf saya dan mendampingi kegiatan tersebut,” ujarnya.
Atas beredarnya foto dan video dugaan money politik itu, dirinya mengaku siap jika kedepan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memanggil dirinya untuk diminta klarifikasi atas adanya dugaan tersebut.
“Siap, saya siap hadir untuk memberikan klarifikasi ke Bawaslu jika dipanggil,” tutupnya.
3. Bawaslu Kota Batam tindaklanjuti dugaan money politik di kegiatan Ria Saptarika

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Bawaslu Kota Batam, Antonius mengatakan, pihaknya telah menerima informasi dugaan money politik tersebut. Namun, hingga saat ini pihaknya masih menunggu laporan hasil pengawasan secara resmi dari Panwascam Belakang Padang.
“Kalau laporannya sudah masuk ke kami, akan kami proses. Sekarang sedang di rapikan, sedang dibuat laporannya," kata Antonius melalui sambungan selulernya.
Antonius menjelaskan, setelah laporan hasil pengawasan diterima, pihaknya akan menelusuri kebenaran informasi tersebut.
“Jadi kalau sudah dapat laporan hasil pengawasannya, kami bisa tau apa kegiatan yang dilakukan disana. Jadi kami masih menunggu laporan dulu, setelah itu baru ditindaklanjuti,” tutupnya.



















