Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Warga Temukan Mayat di Sungai Kuantan Riau, Diduga Korban dari Sumbar
Mayat tanpa identitas yang ditemukan di Sungai Batang Kuantan, Kabupaten Kuansing, Provinsi Riau, saat dievakuasi untuk dibawa ke RSUD Teluk Kuantan (IDN Times/ dok polsek kuantan tengah)

Kuantan Singingi, IDN Times - Sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan warga di aliran sungai Batang Kuantan di Desa Seberang Teluk Hilir, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau, Selasa (14/5/2024). Kuat dugaan, mayat tersebut terbawa arus dari Sumatra Barat (Sumbar).

"Jasad korban sudah di evakuasi ke RSUD Teluk Kuantan," ucap Plt Kapolsek Kuantan Tengah AKP Feri Wardi saat dikonfirmasi.

1. BPBD Sijunjung minta bantuan untuk memantau korban bencana

Logo BPBD Kabupaten Sijunjung, Sumbar (IDN Times/ IG bpbd.sijunjung)

Lebih lanjut dikatakannya, pihaknya menduga, mayat tersebut merupakan korban bencana alam banjir lahar dingin, yang terjadi di Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat (Sumbar).

"Sebab, sebelumnya ada permohonan bantuan dari BPBD Kabupaten Sijunjung (Sumbar) kepada kami untuk memantau mayat korban bencana di Agam di Sungai Batang Kuantan," kata AKP Feri.

2. Aliran sungai di Sijunjung sampai ke Kuansing dan Inhu

banjir lahar dingin di Sumbar (instagram.com/beni_ftr)

Dijelaskan Plt Kapolsek Kuantan Tengah itu, Sungai Batang Kuantan tersebut, akhirnya dari sungai di Kabupaten Sijunjung, Sumbar.

"Aliran sungainya mengalir sampai ke Kuansing dan Inhu (Indragiri Hulu)," jelasnya.

"Makanya, dugaannya korban dari sana (Sumbar), terbawa arus sampai ke sini (Sungai Batang Kuantan)," sambungnya.

3. Koordinasi dengan BPBD Sijunjung

Ilustrasi jenazah (IDN Times/Mardya Shakti)

Ditambahkannya, pihaknya saat ini telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Sijunjung. Hal itu dikarenakan, identitas korban belum diketahui. 

"Kami mengimbau, kepada warga yang merasa kehilangan anggota keluarganya, agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian untuk dilakukan proses identifikasi," tambahnya.

Editorial Team

Related Article