Erupsi Marapi. IDN Times/Andri NH
Afif juga bercerita kalau dirinya sudah 4 kali melakukan pendakian di Gunung Marapi dan baru merasakan kejadian erupsi kali pertama.
"Baru pertama merasakan kejadian ini, saya masih trauma dan syok," akuinya.
Afif juga mengatakan dirinya berani mendaki karena sebelumnya memang tidak mendapatkan peringatan dari pihak berwenang sebelum terjadinya erupsi Gunung Marapi.
"Tidak ada peringatan waktu kami mendaftar," katanya.
"Kami mulai mendaki itu jam 11.00 WIB," sambungnya.
Sebelumnya Kabid Rehabilitasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau Rozita mengatakan dari 29 pendaki masih ada 6 yang belum turun.
"Tadi kita kordinasi dengan BPBD Sumatera Barat, masih ada 6 pendaki asal Riau yang belum turun," ujar Rozita, Senin (4/12/2023).