Muhammad Afif (kaos biru) bersama dua temannya saat mau mendaki Gunung Marapi sebelum terjadi erupsi (Dok.Pribadi Afif)
Salah seorang pendaki asal Provinsi Riau Muhammad Afif mengatakan, dirinya turun bersama teman-temannya setelah erupsi mulai tenang.
"Kami sampai di pos BKSDA sekitar jam 6 sore (18.00 WIB)," terangnya.
"Kami turun sendiri. Saat itu kami baru naik jadi belum sampai ke puncak, kejadiannya itu sekitar jam 3 sore (15.00 WIB). Perasaan kami panik dan syok," sambungnya.
Afif juga mengatakan bahwa dirinya bersama temannya tidak mendapatkan peringatan dari pihak berwenang sebelum terjadinya erupsi Gunung Marapi.
"Tidak ada peringatan waktu kami mendaftar," katanya.
"Kami mulai mendaki itu jam 11.00 WIB," sambungnya.