Sepekan Tak Ditemukan, Pencarian Korban Tenggelam di Aceh Dihentikan

Aceh Jaya, IDN Times - Tim gabungan menghentikan pencarian terhadap Ismail Ubit (60), Gampong Ranto Panyang, Kecamatan Krueng Sabee, korban tenggelam dan hanyut terbawa arus sungai di Kecamatan Krueng Sabee, Kabupaten Aceh Jaya, Aceh, pada Selasa (27/12/2022).
Adapun pencarian melibatkan personel dari Badan Pencarian dan Penyelamatan atau Search and Rescue (SAR) Nasional (Basarnas) Pos Meulaboh, TNI, Polri, Satgas SAR Aceh Jaya, Palang Merah Indonesia (PMI) dan warga setempat.
1. Dihentikan usia sepekan melakukan pencarian

Koordinator Pos SAR Meulaboh, Liza Irwansyah mengatakan, pencarian orang tenggelam atau kecelakaan air sesuai standar operasional prosedur (SOP) dilakukan selama tujuh hari. Namun, apabila dalam sepekan tidak ada tanda-tanda perkembangan maka operasi dihentikan.
“Dan apabila ada tanda-tanda atau perkembangan, maka operasi SAR akan dilanjutkan kembali,” ujarnya.
2. Telah disepakati seluruh pihak termasuk keluarga korban

Untuk pencarian korban tenggelam yang terjadi Gampong Ranto Panyang, Kecamatan Krueng Sabee, dikatakan Liza, telah dilaksanakan sejak 21-27 Desember. Selama itu, tim telah melakukan penyisiran dari lokasi kejadian hingga lebih kurang 5 kilometer arah ke muara.
Pencarian juga dilakukan hingga ke laut dengan radius 7 mil dari pinggir pantai, akan tetapi keberadaan korban tidak ditemukan. Alhasil tim melakukan musyawarah dengan keluarga korban dan perangkat desa.
“Atas kesepakatan keuchik atau kepala desa, keluarga, dan seluruh unsur terlibat, maka operasi SAR dihentikan dengan hasil korban belum ditemukan,” jelasnya.
3. Warga diimbau tetap waspada selama libur Nataru

Sehubungan dengan itu, mengingat telah memasuki libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), koordinator Pos SAR Meulaboh mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati saat berada di tempat wisata khususnya daerah rawan kecelakaan.
“Baik di pinggiran sungai maupun di pantai, apalagi saat akhir tahun baru supaya menjaga diri agar tidak mengalami kejadian yang tidak diinginkan,” imbau Liza.



















