Medan, IDN Times - Pulang kampung gak selamanya soal menyerah. Bagi Rico G Nadeak, pemuda asli Hariara Pohan, pulang justru jadi awal membangun sesuatu. Berbekal skill pilot drone dari Jakarta, Rico mendirikan Water Man Studio yang merupakan jasa dokumentasi drone di Bukit Holbung, Samosir yang kini ramai dipakai turis mancanegara.
Kepada IDN Times, Rico menceritakan awal mula membuka usaha drone di Bukit Holbung bersama anak muda di sekitaran tempat wisata ini. Sebelum 2025, Rico kerja di Jakarta di bidang drone mapping tata wilayah dan kota. “Capeknya kerasa banget di ibukota,” katanya. Tapi justru dari situ dia kuasai basic dalam menerbangkan drone, mapping, olah data.
Pas balik ke Hariara Pohan, Rico lihat Bukit Holbung yang semakin ramai dikunjungi para turis. Banyak para wisatawan mengeluh dengan dokumentasi yang hanya foto biasa.
“Awalnya turis Singapura nanya, ‘di sini ada drone gak?’ Lama-lama Malaysia, travel-travel bawa bule. Ada yang punya drone sendiri. Aku mikir, kenapa kita gak bikin aja?," katanya pada IDN Times.
Tahun 2025, Water Man Studio lahir. Modal awal yang dimilikinya hanya 2 unit drone seadanya, ia bersama satu teman yang juga eks perantauan.
