Comscore Tracker

Sinabung Tak Bisa Didaki, 5 Rekomendasi Tempat Naik Gunung di Sumut

Cocok nih untuk pendakian 17 Agustusan

Medan, IDN Times - Kegiatan pendakian yang dilakukan oleh para pecinta alam, tentunya untuk melatih mental dan kepribadian. Sehingga salah satu tempat yang menjadi favorit para pendaki terkhusus anak Medan adalah Gunung Sinabung.

Namun, setelah Gunung Sinabung erupsi, sangat disarankan tidak mendaki ke Gunung Sinabung, karena masih berbahaya, untuk itu perlu kamu ketahui ada beberapa tempat pendakian yang menyimpan pesona alam agar memikat liburan kamu semakin seru.

Sebelumnya, pada 10 tahun lalu kondisi alam disekitar Gunung Sinabung terbilang masih sangat asri dan sejuk dengan jalur pendakian yang masih sangat alami dan pas untuk dijadikan pemacu adrenalin.

Nah sekarang, 5 tempat ini gak kalah keren dari pemandangan di puncak Sinabung:

1. Delleng Simpon

Sinabung Tak Bisa Didaki, 5 Rekomendasi Tempat Naik Gunung di SumutDelleng Simpon (Dok. wisataterbaru.net)

Delleng Simpon yang berlokasi di Desa Ulumerah, Kecamatan Sitellutali Urang Julu, Kabupaten Pakpak Bharat.

Dalam bahasa pakpak, Delleng berarti “gunung” sehingga delleng simpon berarti Gunung Simpon.

Lokasi pendakian ini baru popular setelah Gunung Sinabung meletus tahun 2010 dan tak bisa didaki lagi hingga saat ini.

Tingginya hanya 1.325 Mdpl. Namun Pakpak Bharat punya pemandangan yang eksotis dan belum terlalu ramai pendaki yang datang kemari karena jarak yang cukup jauh dari Kota Medan, sekitar 7-8 jam perjalanan menggunakan sepeda motor.

2. Gunung Sibuatan

Sinabung Tak Bisa Didaki, 5 Rekomendasi Tempat Naik Gunung di SumutInstagram/@pendakisumut

Gunung Sibuatan salah satu gunung tertinggi di Sumatera Utara yang dekat dengan Danau Toba menjadi tempat pendakian favorit bagi para pendaki di Sumut. Berada di Kecamatan Merek, Kabupaten Karo.

Baca Juga: [BREAKING] Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Padang Lawas Utara

3. Gunung Sibayak

Sinabung Tak Bisa Didaki, 5 Rekomendasi Tempat Naik Gunung di SumutInstagram/@vaiharahap1

Gunung Sibayak merupakan gunung berapi, pernah meletus tahun 1881. Gunung ini berada di sekitar 50 kilometer barat daya Kota Medan. Orang suku Karo menyebut gunung Sibayak dengan sebutan "gunung Raja".

Untuk pendakian hingga saat ini, Gunung Sibayak banyak dikunjungi dengan 2 akses yakni Sibayak 1 dan Sibayak 2.

Serunya, setiap 17 Agustus di Gunung Sibayak diadakan upacara rutin serta lomba panjat pinang seluruh pencinta alam dari berbagai macam dan berbagai penjuru.

 

4. Bukit Gundul

Sinabung Tak Bisa Didaki, 5 Rekomendasi Tempat Naik Gunung di SumutInstagram/@evaramadhanirambe

Pemandangan indah dari atas bukit melihat hamparan Danau Toba. Uniknya dari Bukit Gundul ini yaitu pohon-pohon tumbuh hanya diatas bukit. Selain sebutan Bukit Gundul, bukit ini juga sering disebut dengan Bukit Sipiso-piso

Tentunya, diperlukan energi dan keberanian untuk mencapai puncak bukit Sipiso-piso ini, karena tempat-tempat eksotisnya yang sulit mencapai sampai ke atas.

 

5. Pusuk Buhit

Sinabung Tak Bisa Didaki, 5 Rekomendasi Tempat Naik Gunung di SumutInstagram/@samosir_indah

Nah, tempat yang satu ini merupakan tempat tertinggi dengan semua sisi yang menampilkan pesona Danau Toba. Pemandangan indah bukit-bukit yang menjulang dan lembah desa di kecamatan Sianjur Mula-Mula telah mempesona mata kita.

Kamu gak akan rugi dan yakinlah bahwa kamu tak akan bosan untuk sebentar-sebentar berhenti, tarik nafas lalu foto selfie. Makanya wajar saja jika perjalananmu akan memakan waktu 5 jam lamanya.

Nah, buat kamu yang ingin mendaki jangan khawatir berlebihan, dan baca doa sebelum melakukan perjalanan keatas bukit.

Kamu dapat menikmati pengalaman mendaki bukit yang asik dengan jalan kaki, dan berkemah. Jangan lupa juga agar lebih baik untuk membawa peralatan dan persediaan air untuk minum atau ke toilet. Karena, ke tempat-tempat tersebut adalah lokasi yang sempurna untuk kegiatan berkemah menunggu matahari terbit.

Baca Juga: Bikin Merinding, Potret Erupsi Gunung Sinabung Pagi Tadi

Topic:

  • Arifin Al Alamudi

Berita Terkini Lainnya