Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

9 Masjid Ikonik di Medan yang Sediakan Buka Puasa Gratis saat Ramadan

Masjid Lama GG Bengkok (Mangara Wahyudi)
Masjid Lama GG Bengkok (Mangara Wahyudi)

Menjelang Magrib di Medan, orang-orang mulai bergerak lebih cepat. Motor menepi. Ada yang parkir seadanya di depan masjid. Ada yang turun sambil membawa plastik berisi wadah dari rumah.

Di dalam, dapur sudah panas sejak siang. Beras dicuci berulang kali. Daging dipotong kecil-kecil. Panci besar diangkat dua orang. Tak ada yang banyak bicara. Semua tahu tugasnya.

Setiap Ramadan, pemandangan ini berulang. Sederhana, tapi selalu ditunggu. Jika kamu juga penasaran ingin merasakan suasana berbuka di masjid, ada beberapa tempat yang bisa kamu tuju. Hampir semua masjid menyediakan menu berbuka Ramadan gratis. IDN Times menyajikan 9 masjid populer di Medan yang rutin menyiapkan takjil dan makanan berbuka setiap Ramadan yang bisa kamu coba.

1. Masjid Raya Al-Mashun

Masjid Raya Al-Mahsun Medan (IDN Times/Prayugo Utomo)
Masjid Raya Al-Mahsun Medan (IDN Times/Prayugo Utomo)

Asap kayu bakar mengepul dari belakang masjid. Panitia berdiri mengaduk bubur dengan kayu panjang. Gerakannya pelan tapi kuat.

Sekitar seribu porsi Bubur Sup dibagikan tiap sore. Orang-orang antre tanpa disuruh. Ada yang datang sendiri, ada yang mewakili keluarga di rumah. Begitu azan terdengar, suasana hening beberapa detik. Lalu sendok-sendok berbunyi pelan, semua menikmati hidangan pelepas dahaga dan lapar.

2. Masjid Raya Al-Osmani

IDN Times/Doni Hermawan
IDN Times/Doni Hermawan

Di Medan Labuhan, ternyata bubur pedas masih dimasak seperti dulu. Daun dipotong tipis. Kelapa digongseng sampai harum. Rempah ditumbuk, bukan diblender.

Porsinya tak banyak. Sekitar 200 an saja. Karena itu orang sudah berdiri di halaman sebelum pukul lima. Kalau datang belakangan, ya kadang tak kebagian.

3. Masjid Ghaudiyah

Masjid Ghaudiyah Medan (IDN Times/Yurika Febrianti)
Masjid Ghaudiyah Medan (IDN Times/Yurika Febrianti)

Masuk Kampung Madras, bau kari langsung terasa. Di dapur masjid ini, bubur dimasak dengan rempah lebih kuat. Warnanya lebih pekat.

Sekitar 150 sampai 200 porsi dibagikan. Kadang ada nasi briyani. Jamaah duduk rapat-rapat, saling geser memberi tempat.

4. Masjid Jamik Kebun Bunga

Masjid Jamik Medan (Dok. Istimewa)
Masjid Jamik Medan (Dok. Istimewa)

Di sini orang menunggu dua hal, bubur sumsum dan cha panas. Teh susu itu dimasak bersama jahe dan kapulaga. Harumnya tajam.

Bubur disendok cepat. Gelas-gelas diisi satu per satu. Tak sampai sepuluh menit setelah azan, meja sudah bersih.

5. Masjid Agung Medan

Jalan Diponegoro Medan (Mangara Wahyudi)
Jalan Diponegoro Medan (Mangara Wahyudi)

Panitia menyusun nasi kotak sejak sore. Ditumpuk rapi di meja panjang. Isinya sederhana tapi cukup. Sekitar 500 an lebih kotak habis tiap hari. Banyak yang datang masih pakai seragam kerja. Mereka duduk, buka kotak, makan tanpa banyak cerita.

6. Masjid Al-Musannif

Masjid Al Musannif (yayasanhajianif.id)
Masjid Al Musannif (yayasanhajianif.id)

Di Cemara Asri, makanan sudah tertata sebelum Maghrib. Piring-piring diletakkan di meja. Air mineral disusun di sampingnya.

Orang tinggal duduk. Tak ada rebutan. Porsinya bisa sampai 1000 an. Anak-anak sering paling dulu dan paling agresif.

7. Masjid Lama Gang Bengkok

Masjid Lama GG Bengkok (Mangara Wahyudi)
Masjid Lama GG Bengkok (Mangara Wahyudi)

Masjid tua ini tak pernah benar-benar sepi saat Ramadan. Bubur dan takjil ringan dibagikan di teras.

Pegawai toko dan bengkel di sekitar juga sering mampir. Ada yang makan cepat lalu kembali bekerja. Ada juga yang memilih salat dulu, baru menyentuh makanan.

8. Masjid Al Jihad

IDN Times/Masdalena Napitupulu
IDN Times/Masdalena Napitupulu

Di Medan Baru, takjil sering berasal dari warga sendiri. Ada yang membawa kolak. Ada yang menyumbang gorengan dan bentuk pemberian lainnya.

Makanan dikumpulkan, lalu dibagi rata. Rasanya seperti buka di rumah nenek. Ramai, tapi hangat.

9. Masjid Raya Aceh Sepakat

Aceh Sepakat gelar buka bersama tahun 2023 (IDN Times/Indah Permata Sari)
Aceh Sepakat gelar buka bersama tahun 2023 (IDN Times/Indah Permata Sari)

Kanji khas Aceh dimasak dalam panci besar. Diaduk terus supaya tak lengket. Uapnya naik pelan.

Jamaah berdiri sambil mengobrol kecil. Begitu azan berkumandang, mangkuk berpindah tangan cepat-cepat.

Tak semua orang datang ke masjid karena tak punya makanan di rumah, atau hanya modus mengejar makanan gratis saja. Ternyata, banyak yang memang ingin merasakan suasananya. Duduk berdekatan dengan orang yang tak dikenal. Mendengar azan bersama, menikmati momen berbuka di keramaian yang damai.

Di Medan, Ramadan sering terasa lewat hal-hal seperti ini. Semangkuk bubur. Sekotak nasi. Sore yang pelan-pelan jadi tenang, lapar dan haus pun hilang seketika.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Doni Hermawan
EditorDoni Hermawan
Follow Us

Latest Travel Sumatera Utara

See More

9 Masjid Ikonik di Medan yang Sediakan Buka Puasa Gratis saat Ramadan

16 Feb 2026, 07:00 WIBTravel