Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Tekuk Kwarta lewat Adu Penalti, Paya Bakung United Juarai Liga 4 Sumut
Paya Bakung United meraih gelar juara Liga 4 Piala Gubernur Sumut di Stadion Mini Pancing, Jumat (17/4/2026) (IDN Times/Doni Hermawan)
  • Paya Bakung United menjuarai Liga 4 Piala Gubernur Sumut setelah menang adu penalti 4-2 atas PS Kwarta usai bermain imbang 2-2 selama 120 menit.
  • Pertandingan berlangsung sengit dengan gol dari Rohid Adriano Limbong dan Indra Kesuma untuk Paya Bakung, sementara Kwarta mencetak lewat Faris Alfajar dan Adly Ronan Sinaga.
  • Kiper Handoko jadi pahlawan dengan menggagalkan dua penalti lawan, memastikan gelar pertama dalam sejarah Paya Bakung United di kompetisi ini.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Medan, IDN Times- Paya Bakung United menorehkan sejarah baru usai menjuarai Liga 4 Piala Gubernur Sumatra Utara. Gelar pertama ini diraih usai menumbangkan PS Kwarta lewat drama adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 selama 120 menit.

Paya Bakung layak ditahbiskan sebagai raja adu penalti. Pada semi final mereka menumbangkan BInjai City juga lewat adu penalti. Bagi Kwarta, ini kegagalan kedua beruntun mereka di final setelah tahun lalu ditumbangkan Victory Dairi.

1. Kedua tim saling kejar gol

Duel Kwarta versus Paya Bakung United di final Liga 4 Sumut (dok.Liga 4 Sumut)

Pada laga itu Paya Bakung yang menurunkan skuat terbaiknya unggul lebih dulu pada menit ke-43. Rohid Adriano Limbong membuka keunggulan Paya Bakung pada menit ke-43. Keunggulan itu bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua Kwart coba membalas dengan mengandalkan dueet Muhammad Othis dan Safii di depan. Gol akhirnya tiba lewat pemain pengganti Faris Alfajar pada menit ke-59.

Skor imbang membuat laga semakin ketat. Laga harus dilanjutkan dengan perpanjangan Waktu. Menit ke-102, Adly Ronan Sinaga mencetak gol yang membawa Kwarta berbalik unggul 2-1.

Begitupun Paya Bakung tak menyerah. Pelanggaran Dhanu Subrata berbuah petaka untuk Kwarta. Wasit menunjuk titik putih dan eksekusi kapten Paya Bakung Indra Kesuma sukses menyamakan skor menjadi 2-2.

2. Handoko gemilang saat adu penalti

Duel Kwarta versus Paya Bakung United di final Liga 4 Sumut (dok.Liga 4 Sumut)

Laga harus ditentukan lewat adu penalti. Di babak ini, Handoko, kiper Paya Bakung tampil gemilang. Dia memblok dua tembakan pemain Kwarta Faris dan Dhanu Subrata. Empat eksekutor Paya Bakung Luthfi, Panji, Rohid dan Indra sukses menunaikan tugasnya. Paya Bakung pun bersorak untuk gelar pertama mereka.

"Ini gelar pertama bagi kami. Sejarah. Tidak ada resep khusus saat penalti, tapi memang kiper kami Handoko sudah terbiasa menghadapi penalti dan anak-anak jadi lebih percaya diri," kata Dedi Asisten Pelatih Paya Bakung United.

Sementara Pelatih PS Kwarta, Irwansyah Panjaitan tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya di laga ini, meski ada kesalahan kecil yang menjadi catatan di laga final tadi.

"Kehilangan fokus aja anak-anak tadi (saat unggul 2-1) sehingga lawan bisa menyamakan skor. Dan saat adu tos-tosan tadi saya instruksikan untuk tetap enjoy dan tak usah pikiran hasil, tapi tetap fokus. Tapi anak-anak sudah maksimal di laga ini," ucapnya.

3. Daftar penghargaan individu

Paya Bakung United meraih gelar juara Liga 4 Piala Gubernur Sumut di Stadion Mini Pancing, Jumat (17/4/2026) (IDN Times/Doni Hermawan)

Wakil Gubernur Sumut Surya hadir menyerahkan trofi juara ke skuat Paya Bakung. Dengan hasil ini Paya Bakung akan mewakili Sumut ke Liga 4 nasional. Tak hanya satu Plt Ketua Umum Asprov PSSI Sumut Arya Sinulingga saat menutup kompetisi mengatakan kemungkinan ada 2 wakil Sumut yang akan berlaga di babak nasional.

Kompetisi juga memilih beberapa individu terbaik. Indra Kesuma (Paya Bakung) menjadi pemain terbaik. Sementara top skor diraih Risdo Amin Saragih (Batubara United), sementara kiper terbaik diraih Aulia Rahman (Kwarta) dan Pelatih terbaik milik Irwansyah Panjaitan (Kwarta).

Editorial Team