Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
PSPS Vs Persikad Depok Malam Ini, Tentukan Nasib ke Zona Aman
Tim PSPS Pekanbaru saat latihan di Banten Internasional Stadium (IDN Times/ IG pspsriau)
  • PSPS Pekanbaru menargetkan tiga poin saat menjamu Persikad Depok di laga penting Liga Championship 2025/2026 demi memperbaiki posisi klasemen dan menjauh dari zona degradasi.
  • Pelatih Aji Santoso menegaskan tiga laga kandang terakhir sebagai partai final, meminta pemain fokus, disiplin, dan bermain cerdas untuk mengamankan kemenangan serta menghindari kartu kuning.
  • Persikad Depok datang dengan tekad mencuri poin, mewaspadai tren positif PSPS yang belum terkalahkan dalam enam laga terakhir dan memiliki kedalaman skuad lebih merata.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Pekanbaru, IDN Times - PSPS Pekanbaru bertekad mengantongi 3 poin saat menjamu Persikad Depok di Stadion Kharuddin Nasution Kota Pekanbaru pada Minggu (12/4/2026). Laga lanjutan Liga Championship 2025/2026 yang berlangsung pada malam nanti, menjadi pertandingan penting bagi PSPS untuk memperbaiki peringkat ke posisi aman.

PSPS vs Persikad diprediksi akan berlangsung sengit, mengingat kedua tim memiliki selisih poin yang tidak terlalu jauh di klasemen. Dimana, PSPS saat ini berada di peringkat ke 8 Grup A, dengan jumlah poin sementara 28. Sedangkan Persikad, berada di peringkat ke 7, dengan jumlah poin 30 dan PSMS Medan peringkat ke 6 dengan jumlah poin 31.

Dengan perbedaan jumlah poin yang berdekatan itu, PSPS diyakini akan bekerja keras untuk bisa memenangi laga nanti malam. Bagi PSPS, pertandingan malam nanti menjadi salah satu penentu nasib di penghujung kompetisi liga musim ini.

1. Tiga laga kandang terakhir merupakan partai final

Pelatih PSPS Aji Santoso (tengah) didampingi Asir Asiz (kiri) di pre-match press conference (IDN Times/ Fanny Rizano)

Pelatih PSPS Aji Santoso mengatakan, tiga laga kandang terakhir merupakan 'partai final' bagi timnya. Menurutnya, hasil pertandingan 3 laga kandang tersebut akan sangat menentukan, apakah tim berjuluk Askar Bertuah mampu bertahan di kasta kedua sepakbola Indonesia pada musim depan atau tidak.

"Tidak ada pilihan lain, nanti malam kami harus berusaha semaksimal mungkin untuk mengamankan tiga poin. Ini pertandingan yang sangat penting bagi kami," ujar Aji Santoso, Minggu (12/4/2026).

Senada dengan sang pelatih, pemain PSPS Asir Asiz mengungkapkan, bahwa persiapan tim berjalan cukup baik dalam beberapa hari terakhir. Ia menilai kekompakan tim semakin meningkat dan seluruh pemain siap tampil fokus demi meraih kemenangan.

"Latihan berjalan bagus dan kami semakin kompak. Untuk pertandingan besok, kami harus benar-benar fokus dan bisa mengambil poin penuh," ucap Asir.

2. Misi balas dendam, Aji ingatkan anak asuhnya untuk fight dan bermain cerdas

Pemain Persikad Depok dan PSPS saat mencoba merebut bola atas (IDN Times/ dok PSPS Pekanbaru)

Dalam laga nanti malam, PSPS memiliki misi balas dendam menghadapi Persikad, yakni membalas kekalahan pada pertemuan pertama dan kedua. Namun, Aji menilai situasi saat ini sudah jauh berbeda, baik dari segi kondisi tim maupun komposisi pemain. Ia optimistis PSPS mampu membuat Persikad pulang dengan tangan kosong.

"Materi pemain sekarang sudah berbeda. Saya yakin, insyaallah malam ini kami bisa membalas kekalahan kemarin," terang Aji Santoso.

Meski demikian, Aji juga menyoroti kondisi sejumlah pemain yang telah mengantongi dua kartu kuning. Ia mengingatkan anak asuhnya untuk tetap bermain disiplin dan menghindari pelanggaran yang tidak perlu.

"Semuanya (pemain) bisa dimainkan, tapi saya selalu tekankan untuk tidak mendapatkan kartu jika tidak mendesak. Kita harus tetap fight, tapi juga cerdas dalam bermain,” papar Aji Santoso.

3. Curi poin, Persikad waspadai skuad PSPS

Pelatih Persikad Depok Achmad Zulkifli (tengah) di sesi pre-match press conference (IDN Times/ Fanny Rizano)

Disisi lain, Persikad juga bertekad untuk meraih hasil maksimal di markas PSPS. Pelatih Persikad Achmad Zulkifli mengatakan, bahwa timnya tidak menjadikan hasil pertemuan di putaran sebelumnya sebagai acuan. Menurutnya, situasi di putaran ketiga sangat berbeda, karena seluruh tim kini berada dalam tekanan untuk mengamankan poin.

"Tren pertemuan di putaran pertama dan kedua tidak menjadi barometer kami. Di putaran ketiga ini semua tim butuh poin, apalagi di laga-laga terakhir. Baik kami (Persikad) maupun PSPS sama-sama ingin segera menjauh dari zona degradasi," kata pelatih tim yang berjulukan Serigala Margonda itu.

Disamping itu, Achmad Zulkifli juga menyoroti performa PSPS yang saat ini berada dalam tren positif. Yang mana, dari 6 pertandingan terakhir, PSPS belum terkalahkan, dengan catatan lima kali imbang dan satu kemenangan.

Selain itu, penambahan sejumlah pemain di paruh musim membuat kekuatan PSPS dinilai semakin merata.

"Mereka punya kedalaman skuad yang bagus. Itu yang harus kami waspadai. Tapi kami datang ke sini bukan untuk jalan-jalan, kami juga butuh poin," tegasnya.

Editorial Team