PSMS Keok dari Persikad, Bagaimana Nasib Kas Hartadi?

- PSMS kalah 0-1 dari Persikad Depok
- Pelatih dan pemain mengakui kesulitan mencetak gol
- Manajemen memberikan ultimatum kepada pelatih dan pemain untuk evaluasi ke depan
Medan, IDN Times- PSMS kembali menuai hasil buruk di laga lanjutan Championship musim 2025/2026. Baru menang lawan Sriwijaya FC, sinyal kebangkitan Ayam Kinantan kembali meredup usai dibungkam Persikad Depok 0-1 di Stadion Pakansari Bogor, Sabtu (3/1/2026).
Kekalahan itu tak hanya membuat PSMS gagal menanjak dari posisi 7 klasemen grup 1. PSMS juga semakin jauh dari target promosi ke Super League.
1. PSMS membuang banyak peluang

Pelatih PSMS Kas Hartadi mengatakan, timnya sebenarnya tampil menekan di laga itu. Sebelum akhirnya kecolongan lewat gol Nico Sitepu pada menit ke-59.
Kans-kans yang didapatkan PSMS juga gagal berbuah gol. “Kami sebenarnya bermain bagus dan bisa menekan Persikad, tapi kami hilang fokus di menit ke-60. Kami terus menyerang, tapi belum bisa mencetak gol karena masih lemah di finishing,” ujar Kas Hartadi usai laga.
2. PSMS selanjutnya akan menjamu Adhyaksa FC di Stadion Utama Sumut

Fullback PSMS Bhudiar juga mengakui jika timnya kesulitan mencetak gol. Ke depan PSMS akan menghadapi Adhyaksa FC di Stadion Utama Sumut pada 11 Januari 2026.
“Kami sebagai pemain sudah bekerja keras, tapi inilah sepak bola, mungkin belum rezeki. Ini jadi bahan evaluasi kami untuk laga berikutnya melawan Adhyaksa. Banyak peluang tercipta, tapi tidak ada gol sampai akhir pertandingan,” kata Budhiar.
3. Ultimatum manajemen

Kekalahan ini membuat nasib Kas Hartadi disorot. Diketahui eks pelatih Dewa United dan PSKC Cimahi ini sebelumnya sudah diultimatum manajemen. Dua laga kontra Sriwijaya FC dan Persikad jadi penentu nasib. PSMS memang memenangkan laga kontra Sriwijaya FC, namun kekalahan kontra Persikad membuat karier Kas dipertanyakan.
"Kita akan segera lakukan evaluasi. Dua pertandingan ke depan menjadi penilaian terakhir," kata Presiden Klub Fendi Jonathan sebelumnya.
Tak hanya pelatih, tapi evaluasi juga untuk para pemain. Termasuk para pemain asing. Menurutnya evaluasi akan menentukan langkah PSMS ke depannya. "Penilaian bukan hanya di dalam lapangan saja, tetapi juga sikap kedisiplinan dan atitudenya sebagai seorang pemain pro. Kita berharap dengan adanya evaluasi yang terukur, PSMS harusnya mampu mencapai hasil yang lebih maksimal," pungkasnya.

















