Duel PS Kwarta kontra Batubara United di Stadion Mini Pancing, Selasa (14/4/2026) (dok.Liga 4 Sumut)
Di laga berikutnya Kwarta tampil dominan atas Batubara United. Kwarta unggul cepat lewat gol Fatihul Alim menit-3. Upaya Paya Bakung Unied membalas lewat Aldo di depan dimentahkan barisan pertahanan Kwarta yang dikoordinir kapten tim Dhanu Subrata. Skor 1-0 bertahan hingga jeda.
Di babak kedua, Kwarta terus mendominasi. Gol tambahan tercipta lewat sontekan Muhammad Othis menit ke-63. Dua menit berselang, Kwarta mendapatkan penalti usai Nofin dijatuhkan. Eksekusi Miswandi membawa Kwarta unggul 3-0. Adly Ronand Prayugha mencetak gol penutup kemenangan Kwarta pada menit ke-71.
Performa gemilang kiper Kwarta Aulia Rahman membuat Batubara United cukup frustrasi memecah kebuntuan. Di akhir laga Batubara United mendapatkan penalti yang dimaksimalkan Aldo. Skor 4-1 berakhir untuk kemenangan Kwarta.
Pelatih PS Kwarta Irwansyah Panjaitan mengatakan hasil ini merupakan buah dari pembinaan akademi Kwarta. Hal itu mengantarkan Kwarta dua kali beruntun menjejak final.
"Pembinaan yang konsisten tidak akan mengkhianati hasil. Sebagian pemain kita ini dari akademi. Selain itu sebagian juga dari skuat musim lalu saat ke final. Jadi kita tidak sekadar musiman, ada tidak ada kompetisi latihan," kata Irwansyah.
Keberhasilan menjejak final kali ini ingin dituntaskan Burung Sumatra, julukan Kwarta menjadi juara. "Kita sudah sampai di final, target kita juara. Tinggal antisipasi kondisi fisik," pungkas Irwansyah.