Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Gol Menit Akhir Bungkam Persikad Depok 3-2, PSPS Kokoh di Puncak
Para pemain PSPS saat selebrasi usai membobol gawang Persikad Depok (IDN Times/ dok PSPS Pekanbaru)

Pekanbaru, IDN Times - PSPS Pekanbaru berhasil membungkam Persikad Depok di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat (Jabar) dalam laga pekan ketujuh Liga 2 Indonesia Pegadaian Championship musim 2026/2027, Sabtu (24/10/2026). Dalam laga itu, 5 gol tercipta, dengan skor 2-3 untuk kemenangan PSPS.

Adapun gol PSPS, satu dari kaki Asir Asiz dan dua lainnya diciptakan oleh Antonio Gamaroni. Sedangkan Persikad, satu gol bunuh diri pemain PSPS Luiz Henrique Motta dan Gustavo Evaristo.

Atas kemenangan itu, PSPS semakin kokoh di puncak klasmen sementara Grup Barat dengan jumlah poin sebanyak 18. Disamping itu, PSPS juga mencatat tren positif, dengan rekor kemenangan 6 kali berturut-turut dan sekali mengalami kekalahan. 

1. 4 gol tercipta di babak pertama, PSPS kunci kemenangan di menit terakhir

Pemain PSPS asal Brazil Antonio Gamaroni saat mencetak gol ke gawang Persikad Depok (IDN Times/ IG pspsriau)

Bertandang ke markas Persikad, tim Askar Bertuah sempat dikejutkan dengan gol cepat tuan rumah di babak pertama. Gol pertama Persikad terjadi ketika pertandingan baru berjalan 4 menit.

Saat itu, bek PSPS asal Brazil Luiz Henrique salah mengantisipasi bola. Sehingga bola masuk ke jala gawang PSPS yang dijaga Januarius Toa Meka. Skor 1-0 untuk Persikad.

Tertinggal di menit awal, PSPS langsung bangkit memborbadir pertahanan Persikad. Pada menit ke 11, usaha PSPS untuk menyamakan kedudukan membuahkan gol. Striker PSPS asal Brazil Antonio Gamaroni mencetak gol setelah memanfaatkan umpan dari Asir Asiz. Skor imbang menjadi 1-1.

PSPS yang sedang on fire, kembali mencetak gol cepat di menit ke 15. Kali ini, Asir Asiz mencatatkan namanya di papan skor. 1-2 untuk kemenangan PSPS.

Persikad yang tertinggal 1 gol, mencoba bangkit dengan meningkatkan tekanan ke pertahanan PSPS untuk mengejar ketinggalan. Upaya tuan rumah akhirnya berhasil.

Menjelang turun minum di menit 45+2, penyerang tengah Persikad asal Brazil Gustavo Evaristo, berhasil menyamakan kedudukan. Skor imbang menjadi 2-2.

Masuk babak kedua, kedua tim tampil lebih berhati-hati. Jalannya pertandingan  berlangsung ketat. PSPS dan Persikad sama-sama berusaha menciptakan gol tambahan, tapi belum mampu mengubah kedudukan.

PSPS Akhirnya membuat kejutan di menit-menit akhir, 90+10. Saat itu, Ilham Fathoni yang masuk menggantikan Matheus Machado memberikan assist ke Antonio Gamaroni. Penyerang PSPS yang saat itu dalam penjagaan pemain Persikad, melakukan sedikit gerakan tipuan untuk mengecoh lawan.

Antonio Gamaroni yang berhasil lepas dari penjagaan lawan, langsung melepaskan tembakan terarah tepat ke sisi kanan gawang Persikad. Tendangan tersebut tak mampu ditepis penjaga gawang Persikad sehingga tercipta gol untuk PSPS.

Gol Gamaroni itu sekaligus mengunci kemenangan PSPS atas tuan rumah Persikad dengan skor akhir 2-3.

2. Pelatih PSPS: sama-sama saling serang, kami lebih beruntung

Dua pemain PSPS saat menjaga ketat pemain Persikad Depok (IDN Times/ IG persikad)

Usai laga, pelatih PSPS Akhyar Ilyas mengucapkan syukur atas kemenangan tersebut. Ia juga mengapresiasi para pemainnya yang telah berjuang hingga menit terakhir.

"Syukur alhamdulillah kami menang. Saya mengapresiasi setinggi-tingginya kepada semua pemain yang telah berjuang dan menjalankan instruksi dengan baik," ucapnya.

Dikatakannya, pertandingan tersebut sangat menarik dan seru. Pasalnya, baik PSPS maupun Persikad, sama-sama bermain ngotot dan saling serang.

"Kita lihat tadi, pertandingan sangat menarik, sangat seru. Karena kami maupun Persikad sama-sama menyerang, sehingga terjadi 5 gol. Tapi kami lebih beruntung," katanya.

3. Jalan masih panjang, Akhyar ingatkan ini untuk pemainnya

Pelatih PSPS Akhyar Ilyas (IDN Times/ dok PSPS Pekanbaru)

Menurut Akhyar, belum waktunya menilai PSPS untuk tetap berada di puncak klasmen hingga akhir musim.

"Pertandingan masih panjang. Terlalu cepat ngomong untuk next level (Liga 1). Masih ada 20 pertandingan lagi hingga akhir musim," ujarnya.

Akhyar menambahkan, ia mengingatkan para pemainnya untuk menjaga konsistensi, fokus dan menjalankan game plan dengan sempurna. 

"Saat ini yang kami kerjakan adalah menjaga konsistensi ini hingga akhir, fokus di setiap match dan melakukan evaluasi setiap pertandingan baik itu menang atau kalah. Semoga pemain bisa lebih kuat dalam menjalankan game plan dan bisa menjaga tren ini hingga akhir musim, insyaallah," pungkasnya

Curated For You

Editorial Team

Related Article