Comscore Tracker

Sugito, Mantan PSMS dan Pahlawan Sumut di PON 1985 Meninggal Dunia

PSMS kibarkan bendera setengah tiang

Medan, IDN Times - Kabar duka hadir dari PSMS. Mantan pemainnya Sugito yang juga pahlawan Sumut di PON 1985 mengembuskan napas terakhirnya, Jumat (2/10/2020) malam.

Sugito sudah berjuang selama 11 tahun terakhir untuk melawan penyakit gagal ginjal dan komplikasi diabetesnya. Namun kini Sugito sudah berpulang di usia 59 tahun.

1. Dikenal sebagai pemain yang kerap merepotkan lawan dan pribadi yang humoris

Sugito, Mantan PSMS dan Pahlawan Sumut di PON 1985 Meninggal DuniaMantan pemain PSMS dan PON Sumut Sugito terbaring lemah di RS Putri Hijau (Dok.IDN Times istimewa)

Mantan rekan setimnya Suharto AD mengaku sangat kehilangan. "Beliau pribadi yang baik dan humoris dalam kesehariannya. Sebagai pesepak bola dia juga pemain yang lincah, cerdik dan pekerja keras," kata Suharto.

Kelihaian Sugito menggocek bola bahkan sampai membuat lawan geram. Selain PSMS, Sugito juga pernah memperkuat tim Galatama, Mercu Buana FC. 

"Dia selalu merepotkan pertahanan lawan dlm tiap pertandingan bahkan selalu membuat pemain lawan itu geram karena kelincahannya. Dia selalu menjadi idola penonton," kata Suharto yang pernah setim dengannya di PSMS saat kompetisi Perserikatan tahun 1986/87 serta Marah Halim Cup XVI.

2. Gol tunggal lawan Papua menorehkan emas tahun 1985 dan selamatkan tim dari telur busuk

Sugito, Mantan PSMS dan Pahlawan Sumut di PON 1985 Meninggal DuniaMantan pemain PSMS dan PON Sumut Sugito menunjukkan medali emas juara PON 1985 (Dok.IDN Times/istimewa)

Saat dirawat dulu, Sugito sempat memamerkan sebuah harta berharganya. Tak lain adalah emas cabang sepak bola PON 1985.

“Ini medali kenangan tidak terlupakan. Sebab saat itu ranking Sumut anjlok di luar sepuluh besar. Syukurnya sepakbola meraih medali emas, dan saya menyumbang satu gol saat final melawan Irian Jaya (Papua red).Medali emas sepakbola ini membuat kontingen Sumut selamat dari ancaman pulang akan dilempar telur busuk,” kenang Sugito saat itu.

 

Baca Juga: Pahlawan Emas PON 1985 dan Eks PSMS Terbaring karena Gagal Ginjal  

3. Pernah diinjak lawan hingga ususnya bocor

Sugito, Mantan PSMS dan Pahlawan Sumut di PON 1985 Meninggal DuniaMantan pemain PSMS dan PON Sumut Sugito bersama Sekretaris PSMS Julius Raja di RS Putri Hijau (Dok.IDN Times istimewa)

Salah satu momen yang tak dilupakan adalah saat ususnya harus jebol karena perlakukan lawan. Hal itu diceritakan Sekretaris PSMS, Julius Raja.

"Suatu peristiwa dalam pertandingan masih perserikatan lawan persiraja banda aceh. Perut nya dipijak dgn sepatu dan jebol sehingga ususnya terburai. Dan dilarikan ke medan utk dijahit dan di obati. Dari situlah pengurus melalui Pak Padamulia Lubis (ketua umum), mengusulkan beberapa pemain untuk dipekerjakan di Bank BRI. Tapi kemudian dia pensiun dan jatuh sakit diabetes dan gagal ginjal. Jadi sering cuci darah," kata King.

4. PSMS kibarkan bendera setengah tiang

Sugito, Mantan PSMS dan Pahlawan Sumut di PON 1985 Meninggal DuniaPSMS kibarkan bendera setengah tiang (Dok.IDN Times/istimewa)

Raja mengatakan, PSMS sangat berduka atas kehilangan almarhum. Pihaknya terus berkomunikasi dan menjenguk Sugito selama dalam perawatan.

"Kami manajemen PSMS menyampaikan turut berduka cita atas berpulangnya Sugito. Saat memperkuat PSMS beliau sangat gigih dan berani. Selamat jalan pejuang PSMS," kata Sugito.

"Kita selama ini selalu konunikasi dan sering lihat ke rumah sakit memberikan bantuan darah, dana dan lainnya.Semoga segala kebaikannya diterima di sisi Tuhan," pungkas Raja.

Almarhum akan dibawa ke kampung halamannya, Rambung Sialang, Serdang Bedagai untuk dimakamkan.

Baca Juga: Liga 2 Ditunda Lagi, PSMS Tetap Jadwalkan Uji Coba 

Topic:

  • Doni Hermawan

Berita Terkini Lainnya