PSPS Tahan Imbang Garudayaksa, Aji Santoso Akui Minim Peluang

Pekanbaru, IDN Times - Hasil imbang tanpa gol PSPS Pekanbaru kontra Garudayaksa FC di Stadion Kaharudin Nasution, Pekanbaru, dalam laga lanjutan Liga Championship 2025/2026, Sabtu (28/2/2026) malam disambut kecewa Pelatih PSPS Aji Santoso. Kemenangan yang didambakan belum dapat diraih di depan publik senddiri.
"Sangat disayangkan ya, hasil seri ini tidak seperti harapan kami, 1 poin lagi," ucap Aji Santoso dengan kesal.
1. Saling jual beli serangan

Pada babak pertama, PSPS memang mendominasi penguasaan bola. Meskipun begitu, PSPS belum mampu mengubah papan skor.
Begitu juga dengan Garudayaksa yang beberapa kali mendapatkan peluang untuk membobol gawang PSPS. Tetapi belum mampu juga mencetak gol.
Memasuki babak kedua, kedua tim meningkatkan permainan. Hal ini tampak dari saling jual beli serangan. Beberapa peluang tercipta oleh kedua tim.
Diantaranya, peluang berbahaya dari pemain Garudayaksa lewat tendangan keras Everton Nascimento. Everton nyaris membobol gawang PSPS setelah tendangan kerasnya diblok penjaga gawang Erlangga Setyo.
Begitu juga dengan PSPS yang mencoba menyerang tapi belum menciptakan peluang berbahaya ke gawang Garudayaksa yang dijaga Yoewanto Benny.
Memasuki menit ke 75, Garudayaksa kembali melakukan tembakan terarah ke gawang PSPS lewat Alfin Faiz. Namun, tembakan yang dilancarkan Alfin masih sangat mudah diamankan oleh Erlangga.
Pada menit ke 85, Alfin Faiz kembali membuka peluang untuk Garudayaksa. Sayangnya, tembakan Alfin dari dalam kotak penalti jauh melambung di atas mistar gawang PSPS.
Tak berselang lama, kini giliran PSPS yang mendapatkan peluang. Hari Nur Yulianto, yang baru saja masuk menggantikan Vieri Donny, nyaris membobol gawang Garudayaksa.
Hari yang bebas mengarahkan tandukannya ke gawang Garudayaksa berhasil digagalkan Rudi N Rajak, yang masuk menggantikan Yoewanto di babak kedua.
Hingga menit ke 90, skor 0-0 tak kunjung berubah. Dengan tambahan waktu 6 menit, kedua tim tampak meningkatkan intensitas serangan. Kedua tim kembali lakukan jual beli serangan. Meskipun begitu, 6 menit waktu tambahan tak juga mampu mengubah skor kedua tim sampai pluit panjang berbunyi.
2. Minim peluang

Aji mengakui, bahwa dalam laga tersebut pasukan Askar Bertuah minim peluang. Meskipun begitu, ia bersama pelatih lainnya akan melakukan evaluasi secara menyeluruh.
"Kami tadi minim peluang. Kami akan lakukan evaluasi di masa waktu libur selama sebulan ini," ujarnya.
3. Datang untuk menang, tapi hasil akhir harus berbagi poin

Disisi lain, pelatih Garudayaksa M Ridwan menilai, pertandingan cukup seru. Namun, hasil akhir tidak sesuai dengan harapan timnya.
"Pertandingan cukup seru. Kami datang kesini (Pekanbaru) untuk menang. Kami berusaha untuk 3 poin. Tapi hasil akhir membuat kami berbagi dengan PSPS," tuturnya.
Dalam kesempatan itu, M Ridwan mengatakan, permainan PSPS kali ini tidak seperti di 2 laga sebelumnya.
"Pemain PSPS ini memiliki kemampuan bermain bola dengan baik. Tapi pertandingan tadi saya menilai, pemain PSPS agak bermasalah dengan penguasaan bola," terangnya.















