Medan, IDN Times- Persiapan PSMS Medan menghadapi Liga 2 musim 2025/2026 saat ini masih jadi tanda tanya. Kesulitan finansial yang dihadapi membuat banyak pihak meragukan PSMS bisa berkompetisi dan bersaing.
Mantan Manajer PSMS Benny Tomasoa mengatakan PSMS harus duduk kembali bersama dengan klub-klub anggota. Hal ini karena PSMS dalam hal ini badan hukum yang menaungi PT Kinantan Medan Indonesia (KMI) saat ini masih dalam gugatan hukum oleh klub.
"Yang saya dengar saat ini Pak Edy (Rahmayadi) yang tetap mengelola PSMS. Maka saya berharap Pak Edy bisa duduk kembali bersama klub-klub anggota, karena saat ini kan masih gugatan. Hal ini akan menyulitkan Pak Edy sendiri karena sponsor pasti enggan masuk karena PSMS-nya masih dalam masalah dan persoalan hukum," kata Benny.