Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Raih Emas di Asia MMA China, Gadis Asal Riau Bawa Pulang 2.000 USD

20260119-123528.jpg
Delvi Nurfadillah meraih emas dalam ajang 3rd AMMA Championship 2026 di China (IDN Times/ IG delvi.koz_)

IDN Times, Rokan Hulu - Delvi Nurfadillah mengharumkan nama Indonesia pada ajang 3rd Asian Mixed Martial Arts (AMMA) Championship 2026 yang berlangsung di Luzhou, China. Gadis berusia 20 tahun itu, meraih emas di kelas putri Tradisional MMA 49 kilogram.

Gadis asal Desa Persiapan Bandar Selamat Mahato, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Provinsi Riau itu, salah satu dari 11 atlet Indonesia yang diutus ke China untuk bertanding.

Kejuaraan tersebut diikuti oleh 34 negara Asia. Yang mana, Delvi tampil gemilang setelah menaklukkan atlet asal Kazakhstan di partai final.

"Indonesia bawa pulang 1 emas dan 3 perunggu. Emas satu-satunya dari saya," ucap Delvi dengan bangga, Senin (19/1/2026).

Tidak hanya membawa pulang emas, Delvi juga dinobatkan sebagai Most Outstanding Athlete Award oleh AMMA berkat penampilan dominan, teknik matang, serta konsistensi luar biasa sepanjang pertandingan.

"Penghargaan ini saya dapatkan karena penampilan saya yang konsisten dan fokus di setiap laga," ujar Delvi.

Atas kemenangannya itu, Delvi menerima hadiah uang tunai sebesar 2.000 dollar AS. Uang tersebut akan dipergunakannya untuk membayar uang kuliah dan juga menyantuni anak yatim.

"Uangnya buat biaya kuliah, ditabung, untuk kebutuhan hidup dan menyantuni anak yatim," kata Delvi.

1. Suka duka

20260119-124254.jpg
Delvi Nurfadillah saat latihan angkat beban sebelum bertanding di China (IDN Times/ IG delvi.koz_)

Sebelum bertanding ke China, Delvi telah melatih dirinya untuk menekankan disiplin, kesiapan mental dan menjaga konsisten  dalam latihan maupun bertanding. Sehingga ia terpilih mengikuti kejuaraan internasional tersebut. 

"Saya lebih menekankan disiplin, kesiapan mental dan menjaga konsisten dalam latihan maupun bertanding," ceritanya saat terpilih ikut ke China.

Lebih lanjut Delvi menceritakan pengalamannya, selama menjadi atlet MMA, ia pernah gagal mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON). Meskipun gagal di PON, Delvi tetap gigih berlatih hingga meraih emas di China.

"Dukanya saya dulu pernah gagal mengikuti PON. Sukanya saya pernah di bina sama Pertacami (Persatuan Tarung Campuran Indonesia) Jakarta dan berhasil mendapatkan kejuaraan saat ini. Saya sangat senang dan bangga," ungkap Delvi.

2. Anak seorang Babinsa, pernah ikuti sejumlah kejuaraan

20260119-124743.jpg
Delvi Nurfadillah saat mengunci atlet Kazakhstan di final 3rd AMMA Championship China (IDN Times/ IG delvi.koz_)

Delvi diketahui merupakan anak ketiga dari empat bersaudara, pasangan Amir (51) dan Sri Marlinda (50). Ayahnya merupakan anggota TNI Angkatan Darat (AD) yang berpangkat Pembantu Letnan Satu (Peltu) dan bertugas sebagai Babinsa di Koramil 11/Tambusai, Kodim 0313/KPR.

Saat ini, Delvi tengah menempuh pendidikan di STIKOM Tunas Bangsa Pematang Siantar, Sumatera Utara (Sumut). Ia merupakan atlet binaan Pertacami dan telah menorehkan berbagai prestasi di sejumlah cabang olahraga bela diri.

"Saya pernah mengikuti kejuaraan Wushu Sanda dan Kick Boxing tahun 2023, Muaythai dan Kungfu tahun 2024, Tarung Derajat tahun 2019, dan terakhir kejuaraan MMA tingkat Asia tahun ini, alhamdulillah meraih medali emas dan pemain terbaik," terangnya.

3. Ingin menjadi prajurit TNI

IMG-20260118-0094.jpg
Delvi Nurfadillah saat berfoto bersama sang ayah dan ibu usai meraih emas di China (IDN Times/ istimewa)

Dengan pencapaiannya saat ini, ternyata Delvi memiliki keinginan yang belum tercapai. Ya, dia ingin menjadi seorang prajurit TNI, mengikuti jejak sang ayah. 

"Cita-cita saya sejak kecil ingin menjadi seorang TNI," pungkasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Arifin Al Alamudi
EditorArifin Al Alamudi
Follow Us

Latest Sport Sumatera Utara

See More

Raih Emas di Asia MMA China, Gadis Asal Riau Bawa Pulang 2.000 USD

19 Jan 2026, 15:00 WIBSport