Ini Pelajaran Penting yang Dipetik Timnas Basket dari Medan

Tahapan seleksi menuju SEA Games 2019 Filipina

Medan, IDN Times - Bekal positif dibawa Tim Nasional Basket Putra usai mengikuti turnamen basket bertajuk Elang Cup III di Medan yang berakhir di Gor Angkasa Lanud Medan, Selasa (13/8) malam. Meski gagal ke final, anak asuh Rajko Toroman itu setidaknya bisa finis di urutan ketiga.

Pada perebutan posisi tiga tersebut, Timnas yang membawa nama Indonesia Selection itu mengalahkan BBM Viking Warriors dengan skor meyakinkan 92-71. Adapun Timnas basket putra saat ini masih dalam fase seleksi berjalan untuk persiapan SEA Games 2019 di Filipina.

1. Coach Toro tetap puas

Ini Pelajaran Penting yang Dipetik Timnas Basket dari MedanIDN Times/Doni Hermawan

Pelatih Timnas Indonesia Selection, Rajko Toroman mengapu puas akan pencapaian di Medan. Dua pekan setelah bergabung dengan Timnas, dia langsung melakukan debut menangani tim di Elang Cup yang merupakan kompetisi yang sangat ketat karena diikuti pemain asing atau impor dari lurr negeri.

"Saya tak menyangka bisa sampai ke level ini karena kita tahu kompetisi ini sangat ketat. Apalagi tim lawan dihuni sejumlah pemain import dari Filipina dan Amerika," ujar coach Toro usai penutupan turnamen.

Dikatakannya, turnamen ini bukan bicara hasil melainkan sistem dan permainan anak asuhnya terus meningkat hari demi hari. Itu penting untuk meningkatkan kualitas anak asuhnya.

Baca Juga: Timnas Basket Putra Masih Penasaran dengan Tuan Rumah

2. Sudah semakin paham dengan sistem yang diterapkan pelatih

Ini Pelajaran Penting yang Dipetik Timnas Basket dari MedanIDN Times/Doni Hermawan

Manajer timnas basket, Fareza Tamrella pun bersyukur Vincent Kosasih dan kawan-kawan bisa bermain maksimal meski finis di urutan ketiga. Diakuinya, hasil itu sudah maksimal karena Timnas saat ini masih dalam tahap seleksi dan pemahaman ataupun adaptasi dengan sistem yang diterapkan coach Toro.

"Kami bersyukur di setiap game ada peningkatan bahkan hingga gam terakhir perkembangannya cukup drastis. Ini menunjukkan tim ini bisa berkembang, bisa berkompetisi dengan siapapun selama mereka bisa percaya satu sama lain," ungkapnya.

3. Gagal revans dengan tuan rumah

Ini Pelajaran Penting yang Dipetik Timnas Basket dari MedanIDN Times/Doni Hermawan

Sebelumnya, Indonesia Selection berharap ketemu Methodist 2 Hawk di final. Kedua tim sudah bertemu saat penyisihan, di mana Timnas tunduk 89-73 atas sang tuan rumah.

Kans untuk bertemu kembali di final sebenarnya terbuka. Namun langkah Timnas dihentikan CSP Devils pada semifinal yang berakhir lewst overtime 119-117, Senin lalu.

Methodist 2 Hawk sendiri keluar sebagai juara setelah mengalahkan CSP Devils dengan skor telak 120-80. Prestasi kian sempurna untuk tuan rumah karena pemain asing Methodist 2 Hawk, Jason Brickman terpilih sebagai MVP (Most Valuable Player) di turnamen ini.

Baca Juga: Pemanasan SEA Games 2019, Timnas Basket Putra Uji Kekuatan di Medan

Topic:

  • Doni Hermawan

Just For You