Peserta mengikuti sesi yoga dalam acara Diary of Yoga yang digelar di Consina Medan dengan suasana kebersamaan.
Instruktur yoga dan pilates, Nina, mengatakan minat terhadap yoga kini datang dari kelompok usia yang semakin beragam, termasuk generasi Z. Menurutnya, perubahan gaya hidup membuat anak muda mulai memberi perhatian lebih pada aktivitas fisik dan kesehatan tubuh.
“Sekarang sudah banyak pilihan olahraga dan gaya hidup anak muda, khususnya Gen Z. Kalau dulu anak muda mungkin lebih sering pergi untuk nongkrong, sekarang mereka juga mulai menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup,” ujar Nina.
Ia menjelaskan, yoga menawarkan variasi latihan yang dapat disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan setiap orang. Selain membantu tubuh lebih rileks, gerakan yoga dapat mendukung kelenturan, mobilitas, kekuatan otot, dan keseimbangan tubuh.
Bagi orang yang jarang beraktivitas fisik atau merasa tubuhnya kaku, yoga bisa menjadi salah satu pilihan untuk mulai membiasakan diri bergerak secara teratur. Latihan yang dilakukan dengan teknik dan intensitas sesuai kemampuan juga dapat membantu melatih postur serta koordinasi tubuh.
Popularitas yoga di kalangan anak muda turut bersinggungan dengan perkembangan media sosial. Olahraga kini tidak hanya dipandang sebagai upaya menjaga kesehatan, tetapi juga menjadi bagian dari keseharian yang dapat dibagikan melalui konten digital dan komunitas dengan minat serupa.