Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Wali Kota Medan Sampaikan LKPJ 2025, Klaim Kemiskinan dan Pengangguran Turun
Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Tahun 2025 dalam rapat paripurna DPRD Kota Medan di gedung DPRD Kota Medan (Dok. Diskominfo Medan)
  • Wali Kota Medan Rico Waas menyampaikan LKPJ 2025 di DPRD, menegaskan laporan ini berlandaskan RPJMD 2025–2029 dan aturan pemerintah tentang kewajiban kepala daerah melapor kinerja.
  • Laporan menunjukkan peningkatan IPM menjadi 83,74 poin, pertumbuhan ekonomi 5,10 persen, serta penurunan kemiskinan dan pengangguran; realisasi pendapatan daerah mencapai Rp6,32 triliun atau 90,79 persen target.
  • Rico memaparkan capaian pembangunan seperti infrastruktur jalan, pelayanan publik bernilai A, investasi Rp14,59 triliun, serta penghargaan nasional; ia berharap DPRD memberi rekomendasi
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Tahun 2019

Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 diterbitkan, mengatur kewajiban kepala daerah menyampaikan laporan kinerja kepada DPRD.

Tahun 2024

Menjadi tahun pembanding bagi capaian pembangunan Kota Medan, termasuk IPM, pertumbuhan ekonomi, kemiskinan, dan pengangguran yang kemudian meningkat atau menurun pada tahun berikutnya.

Tahun 2025

Pemerintah Kota Medan menjalankan program pembangunan berdasarkan RPJMD 2025–2029. Berbagai indikator makro menunjukkan peningkatan seperti IPM mencapai 83,74 poin dan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,10 persen.

9 Maret 2026

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyampaikan LKPJ Tahun 2025 dalam rapat paripurna DPRD Kota Medan. Ia memaparkan capaian kinerja pemerintahan dan keuangan daerah sepanjang tahun 2025 serta menerima apresiasi dari berbagai pihak.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Wali Kota Medan menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025 yang memuat capaian kinerja pemerintahan daerah, termasuk penurunan angka kemiskinan dan pengangguran serta peningkatan indikator pembangunan.
  • Who?
    Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen, anggota DPRD, Sekda Wiriya Alrahman, serta pimpinan perangkat daerah dan camat se-Kota Medan.
  • Where?
    Penyampaian laporan berlangsung di gedung DPRD Kota Medan dalam rapat paripurna yang dihadiri pejabat pemerintah daerah dan anggota dewan.
  • When?
    Kegiatan dilaksanakan pada Senin, 9 Maret 2026, dengan laporan mencakup hasil penyelenggaraan pemerintahan sepanjang tahun anggaran 2025.
  • Why?
    Laporan disampaikan sebagai bentuk pertanggungjawaban kepala daerah kepada DPRD sesuai ketentuan peraturan pemerintah mengenai kewajiban pelaporan kinerja tahunan.
  • How?
    Laporan dipaparkan melalui presentasi resmi dalam rapat paripurna, menampilkan data keuangan, capaian pembangunan, penghargaan yang diraih, serta harapan agar DPRD memberi rekomendasi strategis untuk perbaikan kinerja.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pak Wali Kota Medan namanya Rico Waas cerita di rapat kalau sekarang orang miskin dan yang tidak punya kerja di Medan sudah lebih sedikit. Katanya ekonomi kota juga naik dan banyak jalan sudah diperbaiki. Lampu jalan hampir semua nyala. Pemerintah dapat banyak penghargaan karena kerja baik. Sekarang Pak Rico minta saran dari DPRD supaya kota bisa makin bagus lagi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Laporan kinerja yang disampaikan Wali Kota Medan Rico Waas menggambarkan kemajuan nyata di berbagai bidang, mulai dari peningkatan IPM hingga penurunan kemiskinan dan pengangguran. Capaian ini menunjukkan efektivitas kolaborasi antara pemerintah daerah dan DPRD, didukung oleh tata kelola keuangan yang sehat serta inovasi pelayanan publik yang memperoleh apresiasi nasional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Medan, IDN Times -Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025 dalam rapat paripurna DPRD Kota Medan di gedung DPRD Kota Medan, Senin (9/3/2026). Laporan tersebut memuat capaian kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah sepanjang tahun 2025.

Dalam penyampaiannya, Rico Waas menjelaskan bahwa LKPJ tersebut mengacu pada Peraturan Daerah Kota Medan Nomor 1 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Medan 2025–2029 serta berpedoman pada Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 mengenai kewajiban kepala daerah menyampaikan laporan kinerja kepada DPRD.

Di hadapan Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen, para wakil ketua dan anggota DPRD Medan, Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, pimpinan perangkat daerah dan camat se-Kota Medan, Rico Waas menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD, partai politik, para pemangku kepentingan pembangunan daerah, serta seluruh aparatur pemerintah yang telah bekerja sama menjalankan agenda pembangunan Kota Medan sepanjang tahun 2025.

“Kerja sama yang baik antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh stakeholder menjadi kunci dalam menjalankan agenda strategis pembangunan Kota Medan,” ujar Rico.

1. IPM Kota Medan tahun 2025 mencapai 83,74 poin, meningkat 0,51 poin dibandingkan tahun 2024

Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Tahun 2025 dalam rapat paripurna DPRD Kota Medan di gedung DPRD Kota Medan (Dok. Diskominfo Medan)

Rico memaparkan sejumlah indikator makro pembangunan Kota Medan yang menunjukkan tren positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Medan pada tahun 2025 mencapai 83,74 poin, meningkat 0,51 poin dibandingkan tahun 2024.

Sementara itu, laju pertumbuhan ekonomi Kota Medan pada 2025 tercatat 5,10 persen, meningkat 0,03 persen dari tahun sebelumnya. Tingkat kemiskinan juga berhasil ditekan menjadi 7,25 persen, turun 0,69 persen dibandingkan tahun 2024.

Adapun tingkat pengangguran terbuka pada tahun 2025 tercatat 7,99 persen, menurun 0,14 persen dari tahun sebelumnya. Sementara rasio gini atau tingkat ketimpangan pendapatan berada pada angka 0,3620.

Dalam laporan tersebut, Rico juga menyampaikan realisasi pengelolaan keuangan daerah Kota Medan tahun 2025. Pendapatan daerah terealisasi sebesar Rp6,32 triliun atau 90,79 persen dari target sebesar Rp6,96 triliun.

Pendapatan tersebut terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp3,09 triliun,pendapatan transfer sebesar Rp3,13 triliun, serta lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp100 miliar.

2. Realisasi belanja daerah mencapai Rp5,83 triliun atau 82,56 persen dari target Rp7,07 triliun

Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Tahun 2025 dalam rapat paripurna DPRD Kota Medan di gedung DPRD Kota Medan (Dok. Diskominfo Medan)

Sementara itu, realisasi belanja daerah mencapai Rp5,83 triliun atau 82,56 persen dari target Rp7,07 triliun, yang terdiri dari belanja operasi, belanja modal, serta belanja tidak terduga.

Rico juga memaparkan berbagai capaian pembangunan Kota Medan yang mencakup tujuh misi utama pembangunan daerah.

Di antaranya pembangunan kota berbasis budaya multikultural dengan 93 objek cagar budaya, pembangunan infrastruktur seperti rehabilitasi jalan sepanjang 195 kilometer, serta program zero lampu padam yang telah mencapai 90 persen lampu jalan menyala.

Selain itu, peningkatan kualitas pelayanan publik juga tercermin dari capaian Indeks Pelayanan Publik dengan nilai A (4,54) serta Indeks Inovasi Daerah sebesar 58,16 melampaui target yang ditetapkan.

Pada sektor ekonomi, nilai investasi di Kota Medan mencapai Rp14,59 triliun, meningkat signifikan dari tahun sebelumnya. Program ketenagakerjaan juga mampu menyerap puluhan ribu tenaga kerja baru melalui berbagai kegiatan seperti career expo.

Rico menyebutkan bahwa berbagai capaian pembangunan tersebut juga diiringi dengan sejumlah penghargaan yang diterima Pemerintah Kota Medan.

Di antaranya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan selama lima tahun berturut-turut, UHC Awards 2025 kategori Madya, Innovative Government Award 2025, serta predikat pelayanan publik tanpa maladministrasi terbaik di Sumatera Utara.

3. Rico berharap DPRD dapat memberikan masukan dan rekomendasi strategis

Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Tahun 2025 dalam rapat paripurna DPRD Kota Medan di gedung DPRD Kota Medan (Dok. Diskominfo Medan)

Selain itu, Kota Medan juga meraih status kinerja tinggi dengan peringkat lima kota terbaik nasional berdasarkan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) dari Kementerian Dalam Negeri.

Mengakhiri penyampaian laporan tersebut, Rico berharap DPRD dapat memberikan masukan dan rekomendasi strategis guna meningkatkan kinerja pemerintah daerah ke depan.

“Masukan dan rekomendasi dari DPRD akan menjadi catatan penting bagi Pemerintah Kota Medan untuk terus memperbaiki dan meningkatkan kinerja pembangunan di masa mendatang,” pungkasnya.

Editorial Team