Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Sopir Kontainer Dirampok, Uang Jutaan Raib dan Diancam Sajam

Tangan tersangka diborgol (IDN Times/Eko Agus Herianto)
Tangan tersangka diborgol (IDN Times/Eko Agus Herianto)

Medan, IDN Times - Seorang sopir truk kontainer bernama Zulkarnain mengalami nasib nahas kala melintasi Jalan Raya Simpang Jam, Medan Belawan. Ia diberhentikan paksa oleh komplotan remaja yang membawa senjata tajam. 

Ancaman didapatkan Zulkarnain jika tak menyerahkan harta bendanya. Mobilnya akan dilempari batu dan diganggu selama perjalanan. Bahkan saat itu, istri Zulkarnain yang ikut bekerja juga ditodong senjata tajam jenis pisau pemotong (cutter).

1. Komplotan perampok paksa berhenti sopir kontainer dan ancam melempari truk pakai batu

-
Satu unit truk berhenti di pinggir jalan Belawan (IDN Times/Eko Agus Herianto)

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Agus Purnomo, mengatakan bahwa peristiwa perampokan terhadap sopir truk itu terjadi pada Sabtu (4/1/2026) pada pukul 03.30 WIB. Dan baru-baru ini, pihaknya menangkap salah satu pelaku bernama Ravel (22 tahun) beserta barang bukti berupa sebilah pisau cutter.

"Kejadian bermula saat korban Zulkarnain bersama istrinya melintas menggunakan truk kontainer menuju arah Gabion. Saat melintas di lokasi kejadian, truk korban dihadang oleh sekitar 6 pelaku yang mengancam akan melempari truk dengan batu apabila tidak berhenti," kata Agus, Senin (12/1/2026).

Karena kondisi jalan rusak dan kondisi truk tengah mengangkut barang, korban berhasil memperlambat laju kendaraan. Sehingga pada akhirnya kontainer yang dikendarai Zulkarnain tersebut berhenti.

"Melihat situasi tersebut, istri korban langsung menyimpan dompet ke dalam celana. Saat itu juga para pelaku memaksa korban dan istrinya membuka jendela truk," lanjut Agus.

2. Para perampok ancam korban pakai pisau dan rampas uang Rp1,3 juta beserta ponsel

Tangan tersangka diborgol (IDN Times/Eko Agus Herianto)
Tangan tersangka diborgol (IDN Times/Eko Agus Herianto)

Saat jendela dibuka, salah seorang pelaku langsung menodong istri korban. Mereka diancam menggunakan pisau cutter dan memaksa korban menyerahkan dompetnya.

"Karena korban tidak menyerahkannya, salah satu pelaku masuk ke dalam truk melalui jendela dan menggeledah korban lalu mengambil dompet berisi uang Rp1,3 juta beserta satu unit handphone,” beber Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan.

Komplotan perampok itu dengan cekatan segera melarikan diri. Zulkarnain dan istrinya yang syok tak mampu berbuat apa-apa, sebab jalanan saat itu tengah sepi.

"Usai menerima laporan, personel Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan langsung melakukan penyelidikan hingga memperoleh informasi keberadaan salah satu pelaku, Ravel, di Jalan Marelan Raya. Akhirnya pelaku ditangkap," terang Agus.

3. Polisi kejar pelaku lainnya yang masih buron

Polres Pelabuhan Belawan (IDN Times/Eko Agus Herianto)
Polres Pelabuhan Belawan (IDN Times/Eko Agus Herianto)

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan mengatakan bahwa pelaku Ravel mengakui perbuatannya saat diinterogasi. Dia bahkan memiliki peran penting di komplotan ini.

"Pelaku menyatakan bahwa dirinya melakukan aksi tersebut bersama 5 orang rekannya yang kini masih dalam pengejaran. Ia juga mengaku sebagai perencana utama dalam aksi perampokan tersebut," ungkap Agus.

Saat ini tersangka Ravel masih menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga berjanji akan menangkap pelaku lainnya yang belum diamankan.

"Kami akan terus mengembangkan kasus ini dan memburu pelaku lainnya hingga seluruh jaringan berhasil ditangkap,” pungkasnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Doni Hermawan
EditorDoni Hermawan
Follow Us

Latest News Sumatera Utara

See More

Sudah Direnovasi tapi Belum Dimaanfaatkan, Bagaimana Nasib Warenhuis?

12 Jan 2026, 22:45 WIBNews