Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Persiapan Idul Adha di Masjid Raya, Pemotongan Hewan Kurban Hari ke-2

Persiapan Idul Adha di Masjid Raya, Pemotongan Hewan Kurban Hari ke-2
Masjid Raya Al-Mashun Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Masjid Raya Al Mashun Medan siap gelar Salat Idul Adha dengan persiapan matang, diperkirakan dihadiri lebih dari 3.000 jemaah yang memadati area dalam hingga luar masjid.
  • Penyembelihan hewan kurban dilakukan pada hari kedua Idul Adha sesuai tradisi Kesultanan Deli, dengan total 5 sapi dan 3 kambing dari masyarakat serta pejabat negara.
  • Jemaah diimbau datang lebih awal karena Salat Id di Masjid Raya berdurasi lebih lama dan area cepat penuh hingga ke jalan raya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Medan, IDN TimesMasjid Raya Al Mashun Medan kembali bersiap menjadi pusat pelaksanaan Salat Idul Adha yang diikuti ribuan jemaah. Ketua BKM Masjid Raya Medan, Ustaz Syafrizal, memastikan seluruh persiapan mulai dari kebersihan hingga sound system sudah matang.

“Di Masjid Raya seperti biasa, persiapan dimulai dari kebersihan, kemudian persiapan sound system dan lain sebagainya,” ujar Ustaz Syafrizal saat ditemui IDN Times di Masjid Raya Medan, pada Rabu (20/5/2026).

Menurutnya, karakteristik Salat Id di Masjid Raya berbeda dari masjid lain karena jemaah tidak hanya memadati ruang utama, tetapi juga meluber hingga ke luar dan ke jalan raya.

“Kalau dihitung, mungkin lebih dari 2.000 orang. Pernah saat acara Gubernur mengundang 3.000 orang, itu 1.000 orang di dalam dan 2.000 orang di luar. Jadi kalau dihitung sama seperti itu, artinya lebih dari 3.000 orang setiap tahunnya Salat Idul Fitri dan Idul Adha di Masjid Raya ini,” jelasnya.

Untuk petugas ibadah, pihak masjid menggunakan imam tetap yang telah ditunjuk oleh Badan Kenaziran Kesultanan Deli. Sementara untuk khatib, Masjid Raya mendatangkan dai dari luar. Tahun ini, khutbah Idul Adha akan disampaikan oleh Dr. Syarifuddin L. Hayat, dosen yang juga dikenal sebagai akademisi.

1. Kurban dilaksanakan di hari kedua

Seekor sapi kurban berwarna cokelat diikat pada pohon di halaman Masjid Raya Al-Mashun Medan dengan latar orang dan pepohonan.
Hewan kurban di Masjid Raya Al-Mashun Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)

Berbeda dengan masjid pada umumnya, penyembelihan hewan kurban di Masjid Raya Medan baru dilaksanakan pada hari kedua Idul Adha. Hal ini mengikuti budaya Kesultanan Deli.

“Karena setelah hari raya itu selalu ada budaya Kesultanan, budaya orang Melayu kalau bahasa Jawanya sungkeman atau silaturahim di Istana Maimun. Jadi di hari pertama itu tidak ada penyembelihan kurban. Penyembelihan kami laksanakan di hari keduanya,” kata Ustaz Syafrizal.

2. Saat ini tercatat sudah ada hewan kurban 5 ekor sapi dan 3 ekor kambing

Seekor sapi kurban berwarna cokelat diikat dengan tali di area Masjid Raya Al-Mashun Medan bersama panitia berseragam biru.
Hewan kurban di Masjid Raya Al-Mashun Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)

Saat ini, pihak masjid mencatat ada 5 ekor sapi dan 3 ekor kambing yang akan disembelih. Hewan kurban tersebut berasal dari masyarakat Kesultanan Deli dan orang-orang terdekat komunitas Melayu.

Menariknya, pejabat negara juga rutin berkurban di Masjid Raya. Informasi biasanya diterima H-1 Idul Adha.

“Dua tahun berturut-turut Pak Presiden Prabowo berkurban di Masjid Raya. Kemudian Gubernur Sumut Bobby tahun lalu juga berkurban. Memang setiap tahun siapapun gubernurnya, selalu berkurban di sini,” ungkapnya.

3. Imbauan untuk jemaah agar datang lebih awal

Masjid Raya Al-Mashun di Medan dengan arsitektur megah bergaya Timur Tengah dan kubah hitam besar di bawah langit cerah.
Masjid Raya Al-Mashun Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)

Ustaz Syafrizal mengimbau jemaah agar datang lebih awal karena durasi Salat Id di Masjid Raya lebih panjang dibanding masjid lain. “Salatnya agak lama, beda dengan yang lain. Kami sampaikan kepada jemaah agar datang lebih cepat. Walaupun mulai sekitar pukul 07.45 WIB atau 08.00 WIB, banyak jemaah yang datang dari subuh atau setelah subuh dan langsung menetap di sini,” ujarnya.

Ia khawatir jemaah yang datang terlambat tidak kebagian tempat di dalam masjid maupun di lapangan, sehingga harus salat hingga ke jalan raya. Dengan persiapan yang telah rampung, Masjid Raya Medan dipastikan siap kembali menjadi pusat perayaan Idul Adha yang khidmat dan meriah bagi masyarakat Kota Medan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Doni Hermawan
EditorDoni Hermawan

Latest News Sumatera Utara

See More