Kegiatan Aktivasi Creive Hub yang melatih pelaku ekraf manfaatkan AI untuk perluas pasar (dok.Kementerian Ekraf)
Kepala Subdirektorat Pemasaran dan Komersialisasi, Direktorat Kreativitas Teknologi, Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi, Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif, Hario Bismo Kuntarto, mengatakan AI dapat dimanfaatkan untuk membuat proses pemasaran lebih efisien sekaligus membantu pelaku usaha mengembangkan materi promosi sesuai kebutuhan pasar.
Menurutnya, Simalungun memiliki potensi ekonomi kreatif yang dapat diperkenalkan kepada audiens yang lebih luas, mulai dari kuliner dan produk lokal hingga budaya serta destinasi wisata. Pengemasan informasi melalui konten digital yang kreatif dapat menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan potensi tersebut kepada calon konsumen.
Meski demikian, penggunaan AI tetap membutuhkan keterlibatan manusia, terutama untuk memeriksa kebenaran informasi dan memastikan konten yang dipublikasikan tidak menyesatkan.
“AI dapat membantu kita bekerja lebih cepat, tetapi manusialah yang harus memastikan bahwa pekerjaan itu benar, bermanfaat, dan bertanggung jawab,” katanya.
Kepala Bidang Pengembangan Produk Pariwisata Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Simalungun, Dian Pratiwi, menyambut kegiatan tersebut sebagai kesempatan bagi pelaku usaha untuk mengenal pemanfaatan teknologi dalam mengembangkan bisnis.
Ia berharap, pengetahuan yang diperoleh peserta dapat diterapkan dalam aktivitas usaha sehari-hari, baik untuk menghasilkan konten promosi, mengembangkan ide produk, maupun mendukung peningkatan penjualan.
“Sekarang zaman sudah canggih. AI membuat orang lebih cepat berpikir dan mengerjakan hal-hal manual. Penyampaiannya juga bisa lebih luas, termasuk dalam pemasaran,” ujar Dian.