Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Mercedes Tabrak Kerumunan Pembeli Mie Balap di Medan, 1 Tewas 4 Luka
Ilustrasi Jenazah. (IDN Times/Esti Suryani)
  • Mercedes GLC 300 menabrak pembeli dan penjual mie balap di Jalan Rumah Sakit Haji, Medan, lalu tercebur ke parit pada Rabu malam.

  • Kecelakaan menewaskan Mawardi (47) di lokasi, melukai empat orang, serta membuat pengemudi Rudy Candra turut mengalami luka.

  • Polisi telah mengolah TKP, mengamankan barang bukti, mencari CCTV dan saksi, serta melanjutkan penyelidikan untuk melengkapi proses hukum.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Rabu (28/10/2026) malam

Mobil Mercedes GLC 300 menabrak pembeli dan penjual mie balap di Jalan Rumah Sakit Haji, Medan, lalu masuk ke parit. Satu orang tewas, empat orang luka-luka, dan sejumlah kendaraan serta meja dagangan rusak.

Kamis (29/10/2026)

Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP SL Widodo membenarkan kecelakaan tersebut dan menjelaskan kronologi berdasarkan laporan penyidik. Polisi melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta mencari rekaman CCTV dan saksi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Mercedes GLC 300 menabrak pembeli dan penjual mie balap, becak bermotor, serta sepeda motor sebelum masuk parit. Satu orang meninggal, empat orang luka, dan sejumlah kendaraan serta meja dagangan rusak.
  • Who?
    Rudy Candra (44) mengemudikan Mercedes. Mawardi (47) meninggal. Beltsazar Pande Situmorang, Iknatius Fernando Siahaan, Hadijah Hanim Pane, dan Sulaiman Lingga mengalami luka.
  • Where?
    Kecelakaan terjadi di Jalan Rumah Sakit Haji, depan RSU Haji Medan, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, wilayah hukum Polsek Medan Tembung.
  • When?
    Peristiwa terjadi pada Rabu malam, 28 Oktober 2026. Kasat Lantas Polrestabes Medan mengonfirmasi kejadian pada Kamis, 29 Oktober 2026.
  • Why?
    Penyebab kecelakaan per saat ini masih dalam penyelidikan. Penyidik pembantu masih mendalami lokasi kejadian dan mencari alat bukti.
  • How?
    Mobil putih bernomor BK 23 YH melaju dari utara ke selatan, lalu menabrak kerumunan di pinggir jalan. Mobil, korban, becak, dan sepeda motor kemudian tercebur ke parit.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Mobil putih menabrak orang-orang yang sedang membeli dan menjual mie balap di Medan. Mobil, becak, dan motor lalu masuk parit. Mawardi meninggal di sana. Empat orang lain luka-luka, termasuk dua penjual mie. Sopir mobil juga luka. Polisi sekarang mencari saksi, rekaman kamera, dan bukti.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di tengah dampak kecelakaan yang berat, langkah kepolisian untuk mengolah tempat kejadian, mengamankan barang bukti, mencari rekaman CCTV, dan menghimpun keterangan saksi menunjukkan proses penanganan telah berjalan secara terarah. Pendalaman TKP serta rencana pemeriksaan dan pelimpahan berkas memberi ruang bagi pengungkapan fakta melalui prosedur penyidikan yang jelas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Medan, IDN Times - Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di wilayah hukum Polsek Medan Tembung. Satu unit mobil Mercedes GLC 300 menabrak kerumunan pembeli dan penjual mie balap hingga masuk ke parit, Rabu (28/10/2026) malam.

Peristiwa yang terjadi di Jalan Rumah Sakit Haji, tepat di depan Rumah Sakit Umum Haji Medan, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, itu mengakibatkan satu orang meninggal dunia di tempat, dua orang luka berat, dua orang luka ringan, dan satu unit kendaraan mengalami kerusakan berat.

Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP SL Widodo membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya dari hasil laporan Kapolsek Medan Tembung melalui penyidik pembantu menjelaskan, kecelakaan bermula saat mobil Mercedes GLC 300 warna putih dengan nomor polisi BK 23 YH yang dikemudikan RUDY CANDRA (44), warga Komplek Mutiara Residence, melaju dari arah utara menuju selatan.

"Saat melintas di depan RSU Haji Medan, mobil tersebut menabrak tiga orang pembeli mie balap yang berada di pinggir jalan, dua orang penjual, serta satu becak bermotor dan satu sepeda motor yang diduga terparkir," ujarnya, Kamis (29/10/2026).

Benturan keras membuat mobil Mercedes beserta para korban, becak bermotor BK 1743 BS, dan sepeda motor Honda Vario hitam BM 6826 ZBQ tercebur ke dalam parit di depan rumah sakit.

1. Berikut identitas korban

Ilustrasi kecelakaan (Dok. Istimewa)

Korban meninggal dunia adalah MAWARDI (47), seorang wiraswasta asal Aceh Timur yang berstatus sebagai pembeli mie balap. Ia meninggal di lokasi kejadian.

Sementara empat korban luka lainnya adalah:

1. BELTSAZAR PANDE SITUMORANG (18), mahasiswa, pembeli mie balap. Mengalami luka robek di kepala, luka lecet di tangan, leher, dan kaki, serta diduga patah tulang kaki kanan.

2. IKNATIUS FERNANDO SIAHAAN (18), mahasiswa, pembeli mie balap. Mengalami luka robek di kepala dan luka lecet di wajah, pelipis, tangan, dan kaki.

3. HADIJAH HANIM PANE (53), penjual mie balap. Mengalami luka lecet dan robek di kaki serta luka memar di tangan.

4. SULAIMAN LINGGA (55), penjual mie balap. Mengalami sakit di bagian leher.

Pengemudi Mercedes, RUDY CANDRA, juga mengalami luka di mata, tangan, dan kedua kakinya.

2. Kerusakan kendaraan dan gangan hancur

Ilustrasi jenazah. (IDN Times/Mia Amalia)

Akibat kejadian tersebut, Mercedes GLC 300 putih mengalami kerusakan hancur di bagian depan. Becak bermotor BK 1743 BS milik Suparman (68) hancur seluruhnya pada bagian motor dan bak penumpang.

Sementara itu, Honda Vario hitam BM 6826 ZBQ mengalami pecah kaca spion, kap samping, lampu belakang, serta sayap dan shock belakang rusak. Meja dagangan mie balap juga hancur.

3. Penyidik masih melakukan penyelidikan dan mendalami TKP

ilustrasi kecelakaan mobil (pexels.com/Karl Solano)

Lanjutnya, petugas kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara, membuat sketsa, mengamankan barang bukti, serta mencari rekaman CCTV dan saksi-saksi di sekitar lokasi.

Penyidik pembantu masih melakukan penyelidikan, dan mendalami TKP untuk mencari alat bukti.

Rencana tindak lanjut, polisi akan membuat laporan polisi resmi, memeriksa saksi-saksi, menggelar perkara, menetapkan penyitaan barang bukti, dan melimpahkan berkas ke Jaksa Penuntut Umum.

Editorial Team

Related Article