Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti melakukan kunjungan kerja ke SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 16 Kota Medan bersama Wali Kota Medan, Rico Waas (Dok. Diskominfo Medan)
Usai dari SMPN 1, Menteri Abdul Mu'ti bersama rombongan melanjutkan peninjauan ke SMPN 16 Medan. Sekolah ini menjadi salah satu penerima program revitalisasi 2026.
Revitalisasi dilakukan sebagai tindak lanjut kerusakan pascabanjir akhir tahun lalu. Bantuan mencakup rehabilitasi ruang kelas, ruang administrasi, perpustakaan, dan ruang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).
"Alhamdulillah, bantuan revitalisasi ini sangat membantu. Semua ruang yang terdampak kini sudah diperbaiki dan bisa digunakan kembali untuk kegiatan belajar mengajar," ujar Kepala SMPN 16 Medan.
Nilai revitalisasi untuk SMPN 16 Medan mencapai Rp2.901.752.000. Dengan adanya perbaikan tersebut, seluruh kegiatan pembelajaran di sekolah kini telah berjalan normal.
Menteri Abdul Mu'ti mengapresiasi percepatan perbaikan yang dilakukan. Ia berharap ke depan tidak ada lagi sekolah yang terdampak banjir sehingga anak-anak dapat belajar dengan aman dan nyaman.
"Semoga ke depan sekolah-sekolah kita bebas banjir. Anak-anak bisa belajar lebih semangat lagi di lingkungan yang sehat," pungkas Menteri.