Sopir mobil boks asal Asahan bernama Pranoto (IDN Times/Eko Agus Herianto)
Saat berhasil keluar, Pranoto dengan panik bertanya ke masyarakat sekitar, terutama penjual sarapan yang biasa ia beli dagangannya. Namun mereka sama sekali tak ada memergoki maling.
Bahkan, penjual sarapan di samping rukonya mengira bahwa Pranoto sudah pergi bekerja. Sebab saat mereka bangun pukul 05.00 WIB, mobil boks milik Pranoto sudah tidak ada.
"Ada CCTV di ruko ini memang. Saat saya mau lihat, ternyata CCTV ditutup pakai kain oleh pelaku. Saat itu juga saya langsung lapor atasan saya," jelas Pranoto.
Ia tak menyangka atas musibah ini. Sebab, ruko tempatnya beristirahat hanya berjarak 400 meter saja dari Polsek Patumbak.
"Di dalam mobil itu ada dompet saya yang di dalamnya ada STNK, SIM, dan ATM. Bukan cuma itu, di dalam boks mobil juga ada 2 sak obat ternak yang mau diantar ke Binjai. Kalau saya total, kerugian bisa mencapai Rp150 juta," rincinya.