Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ledakan di Grand Polonia, Diduga Rumah Pengusaha Pabrik Plastik
Ledakan di Grand Polonia, Senin (20/7/2026) (IDN Times/Prayugo Utomo)
  • Ledakan terjadi di Perumahan Grand Polonia, Medan, menyebabkan lima rumah rusak, satu orang meninggal dunia, dan dua lainnya masih terjebak di reruntuhan.
  • Rumah sumber ledakan diduga milik Hasan, pengusaha pabrik plastik Sentosa; korban meninggal bernama Jesica yang merupakan menantunya.
  • Tim gabungan masih melakukan evakuasi dan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti ledakan yang terjadi pada Senin sore tersebut.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
20 Juli 2026

Ledakan terjadi di Perumahan Grand Polonia, Medan, sekitar pukul 15.50 WIB. Lima rumah rusak, satu orang meninggal dunia bernama Jesica, dan dua orang lainnya diduga masih terjebak di reruntuhan.

20 Juli 2026 malam

Suami Jesica yang sebelumnya berada di luar kota tiba di Medan. Petugas kepolisian dan tim gabungan masih melakukan evakuasi serta olah tempat kejadian perkara.

kini

Proses penyelidikan penyebab pasti ledakan masih berlangsung oleh pihak berwenang.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Ledakan terjadi di kawasan perumahan Grand Polonia, Medan, yang mengakibatkan lima rumah rusak, satu orang meninggal dunia, dan dua orang lainnya diduga masih terjebak di reruntuhan.
  • Who?
    Rumah yang menjadi sumber ledakan milik Hasan, 70 tahun, pengusaha pabrik plastik Sentosa. Korban meninggal bernama Jesica, menantu Hasan. Dua orang lain diduga baby sitter dan asisten rumah tangga.
  • Where?
    Kejadian berlangsung di Perumahan Grand Polonia, Kelurahan Anggrung, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan.
  • When?
    Ledakan terjadi pada Senin, 20 Juli 2026 sekitar pukul 15.50 WIB. Proses evakuasi dan penyelidikan masih berlangsung hingga malam hari.
  • Why?
    Penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian dan belum ada keterangan resmi mengenai sumber atau pemicu kejadian tersebut.
  • How?
    Ledakan menghancurkan sebagian bangunan rumah utama dan merusak empat rumah di sekitarnya. Tim gabungan melakukan evakuasi korban serta olah tempat kejadian perkara untuk mencari dua orang yang belum ditemukan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Ada ledakan besar di rumah Pak Hasan di Medan. Rumahnya rusak dan empat rumah lain juga ikut rusak. Ibu Jesica, menantu Pak Hasan, meninggal dunia. Dua orang lagi masih belum ditemukan di reruntuhan. Anak kecil umur tiga tahun selamat dan dirawat di rumah sakit. Polisi masih mencari tahu kenapa bisa meledak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di tengah musibah ledakan di Grand Polonia, upaya cepat dari petugas kepolisian dan tim gabungan menunjukkan koordinasi tanggap darurat yang sigap. Proses evakuasi terus dilakukan dengan hati-hati, sementara anak korban yang berusia tiga tahun berhasil selamat dan mendapat perawatan medis, menandakan adanya harapan di tengah situasi sulit tersebut.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Medan, IDN Times – Ledakan terjadi di Perumahan Grand Polonia, Kelurahan Anggrung, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, pada Senin (20/7/2026) sekitar pukul 15.50 WIB. Akibat kejadian tersebut, lima rumah mengalami kerusakan. Satu orang dilaporkan meninggal dunia dan dua orang lainnya diduga masih terjebak di reruntuhan.

Camat Medan Polonia, Alfi Pane mengatakan, rumah yang diduga menjadi sumber ledakan merupakan milik Hasan, 70 tahun. Iya juga merupakan pengusaha pabrik plastik Sentosa di Kelurahan Kedai Durian, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan.

"Iya. Sepertinya pak Hasan memiliki usaha pabrik plastik Sentosa di Kedai Durian," ucapnya pada IDN Times.

Alfi menjelaskan, korban meninggal dunia yang telah ditemukan bernama Jesica. Jesica merupakan menantu dari pemilik rumah. Saat kejadian, Jesica berada di dalam rumah.

"Kita belum mendapatkan data Kartu Keluarga (KK). Usia buk Jesica juga belum diketahui," kata Alfi.

Selain Jesica, diperkirakan masih ada dua orang lainnya yang berada di dalam rumah saat ledakan terjadi. Keduanya diduga merupakan baby sitter dan asisten rumah tangga (ART).

"Diperkirakan 2 lagi di dalam belum dapat dievakuasi, untuk baby sitter dan ART," ujar Alfi.

Anak dari Jesica yang berusia 3 tahun dilaporkan selamat dan saat ini sedang menjalani perawatan di RS Columbia.

Sementara itu, pemilik rumah, Hasan, pada saat kejadian sedang berada di luar di tempat anaknya. Adapun suami Jesica yang sedang berada di luar kota juga telah tiba di Medan pada Senin malam.

Hingga berita ini diturunkan, petugas kepolisian bersama tim gabungan masih melakukan proses evakuasi dan olah tempat kejadian perkara. Penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Sebelumnya, kejadian ini sekitar 4 rumah lainnya juga terkena dampak dari ledakan tersebut, pada pukul 15.50 WIB.

Curated For You

Editorial Team

Related Article