Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bupati Langkat Ditangkap KPK, Kelakar Bobby: Ondim Singkatan Ongkos di Muka
Gubernur Bobby Nasution meninjau Kantor PLN Unit Pelaksana Pengatur Beban Sumatera Bagian Utara (UP2B Sumbagut) di Jalan Yos Sudarso, Lorong XII Nomor 6, Medan, Senin (8/6). (dok. Pemprov Sumut)
  • Bupati Langkat Syah Afandin alias Ondim ditangkap KPK lewat OTT di Medan, Kamis (2/7/2026), setelah baru setahun menjabat dan belum ada keterangan resmi soal kasusnya.
  • Penangkapan Ondim menjadi OTT ke-15 KPK sepanjang 2026, melampaui jumlah operasi tangkap tangan tahun sebelumnya yang hanya mencatat 11 kali.
  • Sebelum menjabat Bupati Langkat, Ondim pernah menjadi wakil Terbit Rencana yang juga ditangkap KPK, lalu menang Pilkada 2024 bersama Tiorita Surbakti dan dilantik pada Februari 2025.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Medan, IDN Times- Bupati Langkat Syah Afandin atau disapa Ondim baru saja ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada operasi tangkap tangan (OTT) di Medan, Kamis (2/7/2026). Baru satu tahun tiga bulan menjabat, ia resmi kena OTT KPK. Belum diketahui kasus apa yang menjeratnya, IDN Times masih menunggu informasi resmi dari KPK.

Menariknya, sebelum ditangkap, beberapa waktu lalu, Gubernur Sumatra Utara Bobby Nasution sempat berkelakar soal nama Ondim saat Pelantikan Pengurus Cabang Kabupaten/Kota Partai Amanat Nasional di Sumut pada 14 Juni 2026 lalu.

1. Bobby bercanda soal Ondim singkatan dari Ongkos di Muka

Bupati Langkat Syah Afandin, saat membukan Job Fair guna mengurangi atau mengikis angka pengangguran (IDN Times/ istimewa)

Hal itu disampaikan Bobby saat memberi sambutan di hadapan Ketum Partai Golkar Zulkifli Hasan yang hadir bersama Sekretaris Eko Patrio.

"Udah tau ya? Tau? Bagi yang belum tau, ondim itu singkatan dari ongkos di muka," kata Bobby.

Entah apa maksud Bobby soal ongkos di muka. Namun candaan itu membuat seisi ruangan tertawa.

"Jadi, tadi yang maju-maju di depan ini tadi Tum (Ketum) yang dilantik sekaligus sama Bang Ondim tadi, perlu kita tanya juga tadi satu-satu ini. Berlaku gak nama Ondim tadi pas mendapatkan ketua kabupaten/kota tadi," ucap Bobby.

2. OTT ke-15 KPK pada 2026

Ilustrasi KPK. (IDN Times/Aryodamar)

Ternyata 3 pekan setelah pelantikan itu, Ondim dicokok KPK. Penangkapannya dilakukan Kamis (13/6/2026) lalu.

"Benar," ujar Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto, Jumat (3/7/2026).

Diketahui, ini adalah OTT ke-15 KPK sepanjang 2026. Tangkap tangan ke-14 berlangsung di Kuantan Singingi, Riau. Jumlah ini telah melampaui catatan KPK sepanjang 2025. Tahun lalu, KPK total melakukan 11 kali OTT.

3. Sebelum menangi Pilkad Langkat, Ondim sebelumnya menggantikan Terbit Rencana yang juga dicokok KPK

Bupati Langkat Syah Afandin, saat membukan Job Fair guna mengurangi atau mengikis angka pengangguran (IDN Times/ istimewa)

Syah Afandin atau Ondim merupakan Bupati Langkat periode 2025–2030. Lahir di Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat pada 23 Juni 1966.

Ia dikenal sebagai tokoh masyarakat Melayu, dan adik dari Syamsul Arifin, mantan Gubernur Sumatera Utara. Sebelum menjabat Gubernur Sumut, Syamsul menjabat Bupati Langkat dua periode, 1999-2004 dan 2004-2008.

Saat abangnya menjadi Gubernur Sumut periode 2008-2013, Ondim menjabat Ketua DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Sumatra Utara. Abangnya di partai Golkar, ia memilih bergabung di PAN.

Namun Syamsul Arifin diciduk KPK pada tahun 2012 sebelum masa jabatannya berakhir. Pada Pemilihan Legislatif tahun 2014, Ondim terpilih menjadi anggota DPRD Sumut periode 2014-2019 dari PAN. Tetapi belum habis masa jabatan, pada 2018 ia mengundurkan diri karena maju pada Pilkada Langkat.

Ia mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati Langkat mendapingi Terbit Rencana Peranginangin. Keduanya pun terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati.

Kudian Terbit Rencana Peranginangin ditangkap KPK karena kasus korupsi. Ondim kemudian ditunjuk sebagai Plt Bupati Langkat pada 20 Januari 2022.

Pada Pilkada 2024 ia mencalonkan diri sebagai Bupati Langkat didampingi Tiorita Surbakti, istri dari Terbit Rencana Peranginangin. Keduanya memenangkan Pilkada Langkat dan pada 20 Februari 2025 resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara.

Curated For You

Editorial Team

Related Article